Berikut Alasan Tidak Buru-buru Cari Kerja Setelah Lulus
Siker.id | 01 Jan 2022 17:30


Bagikan ke
Alasan tidak perlu terburu dalam mencari kerja setelah lulus kuliah. (siker)

siker.id - Mayoritas lulusan baru dari Universitas ingin segera mencicipi dunia kerja profesional. Maka dari itu, banyak di antara mereka yang pada akhirnya berbondong-bondong melamar pekerjaan. Karena pikirnya sayang, dong ijazah yang didapat dengan susah payah malah dibiarkan nganggur begitu saja. Langsung ingin dapat pekerjaan setelah lulus kuliah memang tidak ada salahnya, kok. Akan tetapi, Anda juga boleh memilih untuk tidak buru-buru cari kerja. Alias menganggur sementara waktu. Asalkan tujuannya jelas. Jadi bukan berarti ingin selamanya jadi jobless. Berikut alasan mengapa Anda tidak usah buru-buru mencari kerja setelah lulus.

Baca juga: Berikut Tips Menggunakan Media Sosial Untuk Melamar Kerja

1. Kesesuaian Pekerjaan dengan Karir Impian

Di posisi manakah Anda sekarang dan seberapa jauh dari karir yang diimpikan? Hal ini tentu menjadi pertanyaan yang penting, apalagi jika nantinya karir Anda belum dekat dengan karir impian. Untuk itu, lihat kembali pekerjaan yang baru nanti, bisa mendekatkan Anda ke karir impian atau tidak. Pekerjaan yang baru justru bisa saja jauh dari karir impian, apalagi jika bidang tersebut bahkan sama sekali tidak berkaitan. Sebelum terlambat, pertimbangkan hal ini dengan baik, sebelum akhirnya mengambil keputusan yang tepat.

2. Kesesuaian Lingkungan dan Budaya Perusahaan

Pekerjaan baru tentu identik dengan hal baru, mulai dari memiliki tanggung jawab yang baru, budaya kerja yang baru, termasuk orang-orang yang baru di sekitar lingkungan kerja tersebut. Penting untuk selalu memiliki persiapan yang matang terkait dengan hal ini, sebab akan mempengaruhi kenyamanan dan juga kualitas pekerjaan yang bisa dihasilkan nantinya. Tanyakan kepada HRD mengenai lingkungan dan budaya kerja perusahaan atau bisa mendapatkan informasi tambahan terkait hal ini melalui internet dan juga teman atau saudara yang bekerja disana.

3. Berikan Waktu untuk Beristirahat

Belakangan ini fisik dan mentalmu sudah terkuras habis, lantaran harus fokus menyelesaikan skripsi dan melewati berbagai sidang untuk bisa mencapai kelulusan. Sampai boleh dibilang gak ada celah buat benar-benar beristirahat. Oleh karena itu, ini saatnya beri kesempatan dirimu buat rehat sejenak. Lakukan hobi yang Anda suka, sembari mengisi kembali energimu.

Baca juga: Bagaimana Cara Membangun Budaya Kerja Positif?

4. Bekali Diri dengan Kursus

Setelah istirahat total selama satu bulan, Anda bisa mengambil beberapa kursus untuk menambah pengetahuan sekaligus mengisi waktu luang. Cari bidang kursus yang sesuai dengan minat dan bakatmu. Tidak harus selalu berhubungan sama gelar akademis yang Anda miliki. Anda bisa mengikuti kursus apa pun yang Anda inginkan. Selain untuk mengisi waktu luang dan menambah keterampilan, kursus ini juga bisa memperkaya CV-mu nanti, lho. Jadi ketika ditanya oleh HRD apa bidang keahlianmu, Anda bisa menjawabnya dengan penuh percaya diri.

5. Gali Lagi Potensi dan Minat yang Anda Miliki

Mengambil rehat sejenak bisa membantumu berpikir jernih tentang masa depan. Khususnya perkara karir yang ingin Anda bangun. Pikirkan baik-baik dan gali lagi minat yang Anda inginkan. Supaya nantinya tidak salah melamar pekerjaan. Bisa saja ternyata jurusan kuliahmu selama ini tidak sesuai sama passion yang Anda miliki.

Sekian artikel tentang alasan tidak perlu buru-buru mencari kerja setelah lulus. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut 5 Kegiatan yang Dilakukan Saat Istirahat Kerja


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar