Pahami 7 Jenis Guerilla Marketing Ini!
Siker.id | 12 Sep 2022 16:05


Bagikan ke
Jenis guerilla marketing (siker)

siker.id – Perkembangan dunia pemasaran kini telah berkembang secara dinamis. Salah satu bentuk pemasaran yang dilakukan oleh pemasar adalah guerilla marketing. Apa itu guerilla marketing?

Dikutip dari Niagahoster, guerilla marketing merupakan strategi marketing modern yang menggunakan elemen surprise (kejutan) dalam praktiknya. Tujuannya, untuk dapat menarik perhatian audiens dengan lebih baik. Pada umumnya perusahaan akan melakukan pemasaran gerilya di tempat umum seperti jalan besar, acara atau event, festival, atau fasilitas umum lainnya.

Nah, guerilla marketing ini memiliki beberapa jenis. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: 6 Kesalahan Umum pada Email Marketing

Stealth Marketing

Jenis pertama adalah stealth marketing. Teknik stealth marketing disebut juga pemasaran sembunyi-sembunyi. Jadi kampanye yang dibuat tidak terlihat kentara dan membutuhkan upaya interpretasi lebih dari pelanggan. Misal dengan melibatkan produk laptop dalam iklan yang berkonsep alur model yang sedang bekerja.

Ambush Marketing

Jenis kedua adalah ambush marketing. Ambush marketing adalah cara promosi dengan masuk ke event dan menarik perhatian audiens secara langsung. Misal mempromosikan produk dalam satu event launching.

Ambient Marketing

Jenis ketiga adalah ambient marketing. Strategi ini memanfaatkan lingkungan dan lokasi tertentu secara efektif untuk memperoleh keterlibatan yang tepat. Pemasar biasanya akan menggunakan masing-masing elemen pada area sebagai alat pembantu kampanye.

Viral Marketing

Jenis keempat adalah viral marketing. Nah, strategi satu ini merupakan trik paling efektif dalam strategi pemasaran gerilya. Pemasar akan menggunakan objek dan tagline yang dapat menciptakan sebuah ledakan bagi popularitas produk atau layanan.

Baca Juga: 3 Proses Penerapan Integrated Marketing Communication

Outdoor Guerilla marketing

Jenis kelima adalah outdoor marketing. Dikutip dari Hubspot, outdoor guerilla marketing dilakukan pada sebuah ruang publik, di mana pemasar akan menempatkan iklan produk pada instalasi di sekitar area tersebut.

Contoh umumnya adalah menambahkan sesuatu ke lingkungan perkotaan yang sudah ada sebelumnya, seperti meletakkan spanduk pada sebuah patung, atau menempatkan karya seni di trotoar dan taman umum.

Indoor Guerilla marketing

Jenis keenam adalah indoor marketing. Indoor guerilla marketing sebenarnya cukup serupa dengan outdoor guerilla marketing. Perbedaannya, strategi ini dilakukan pada ruang publik yang tertutup seperti di stasiun kereta api, gedung perkantoran, dan mall.

Astroturfing

Jenis ketujuh adalah astroturfing. Produk yang diiklankan melalui model yang satu ini “menumpang” pada produk lain yang sedang mengalami hype besar di tengah masyarakat. Misalnya media memproduksi konten tulisan tentang review produk viral.

Nah, itu tadi 7 Jenis Guerilla Marketing yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!

Baca Juga: 5 Strategi Membuat Content Marketing yang Elegan


Reporter: Fauzan Nur Rochman
Editor: -

0     0    

Komentar