Berikut 5 Perbedaan Dari Sales dan Marketing
Siker.id | 18 Jan 2022 15:30


Bagikan ke
Perbedaan dasar antara sales dan marketing. (siker)

siker.id - Bagi seorang pengusaha terkadang sering kali keliru dalam memahami perbedaan sales dan marketing. Aktivitas utama dari seorang pengusaha adalah berjualan, namun berjualan tidak hanya cukup menukar uang dengan produk, ada berbagai hal lain juga yang perlu diperhatikan. Sales dan marketing adalah dua istilah yang begitu lekat dengan dunia bisnis. Bahkan tak jarang beberapa orang dapat menyalah artikan keduanya. Lalu, apakah perbedaan sales dan marketing? Keduanya memang identik dengan target, hubungan dengan klien, serta kemajuan dalam penjualan. Meski demikian, sales dan marketing ternyata tidak hanya memiliki definisi yang berbeda, tapi juga prinsip dan cara kerjanya masing-masing. Berikut ini 5 perbedaan mendasar antara sales dan marketing yang perlu Anda tahu!

Baca juga: Tips Menjadi Sales Sukses, Selengkapnya

Strategi

Sales hanya berfokus bagaimana produk bisa terjual. Jadi dalam hal ini yang utama adalah menonjolkan kelebihan produk agar calon konsumen bisa tertarik dengan produk kita. Intinya adalah penjualan selalu terjadi. Berbeda dengan marketing dimana marketing berusaha sebaik mungkin menjaga citra produknya. Biasanya dalam strategi marketing, yang diutamakan adalah kepuasan pelanggan ketika membeli produk kita. Jadi ketika citra perusahaan baik, pelanggan bisa lebih cepat memutuskan untuk membeli produk kita.

Proses Kerja

Sales akan bertemu langsung bertemu dengan konsumen secara man-to-man. Jadi sales bisa bertemu tatap muka secara langsung atau bertemu melalui telfon atau mungkin hanya melakukan chat saja. Sementara itu, marketing melakukan hal di belakang sales. Marketing akan memikirkan cara promosi, pangsa pasar, identifikasi kelebihan dan kekurangan produk, dan sebagainya. Setelah semua sudah dipetakan sales yang akan mendatangi calon konsumen itu.

Hubungan dengan pelanggan

Dalam sales, hubungan dengan pelanggan tidak menjadi begitu penting. Yang terpenting dari sales adalah terjadinya penjualan. Jadi, setelah produk sampai di tangan konsumen, tugas sales otomatis selesai, sales tidak perlu membina hubungan baik dengan konsumen, yang terpenting adalah pelayanannya memuaskan. Sementara itu, marketing wajib membina hubungan dengan pelanggan, dari mulai masa promosi sampai setelah pembelian. Jadi bagi marketing haram hukumnya hening setelah closing.

Baca juga: Marketing dan Sales itu Berbeda? Simak Faktanya

Tujuan

Tujuan utama marketing adalah mempromosikan perusahaan, produk, atau layanan, dan mengomunikasikan nilai sebuah brand. Upaya mengomunikasikan nilai ini memang membantu perusahaan memperoleh penjualan, tetapi perlu diingat bahwa perusahaan perlu membangun kepercayaan brand terlebih dahulu melalui pemasaran. Bagi tim sales, tujuan utamanya adalah menghasilkan konversi sesuai target dan volume penjualan. Tujuan tersebut cenderung berjangka pendek karena sasaran penjualan diukur dari bulan ke bulan.

Prospek

Divisi sales sudah mengetahui calon pelanggannya kemudian mereka menindaklanjuti setiap prospek yang masuk. Tim sales sudah mendapat data mengenai orang-orang yang tertarik dengan produk atau layanan perusahaan, mulai dari nama hingga nomor telepon, sehingga mereka dapat menghubungi konsumen dengan cepat dan memberikan informasi tambahan. Di sisi lain, tim marketing bergerak untuk mendapatkan prospek baru. Prospek marketing lebih besar daripada prospek sales karena mereka mencoba menentukan target audiens dan menciptakan brand awareness.

Sekian artikel tentang perbedaan sales dan marketing. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Marketing dan Sales itu Berbeda? Simak Faktanya


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar