Pelajari Pendekatan Manajemen Perubahan Ini!
Siker.id | 10 Aug 2022 16:25


Bagikan ke
Pendekatan manajemen perubahan (siker)

siker.id – Keadaan ekonomi dan bisnis hari ini telah banyak berubah. Segala hal yang meliputi aktivitas bisnis seperti, pemasaran, penjualan, keuangan, hingga teknologi berubah secara masif dan dinamis. Ini tentu adalah output dari pergantian era yang menciptakan berbagai perubahan fundamental dalam dunia bisnis atau usaha.

Bisnis akan ketinggalan jaman jika tidak mampu mengikuti tren/ kemajuan yang terjadi. Era bisnis kali ini sedikit banyak dipengaruhi oleh teknologi. Digitalisasi telah merambat ke seluruh sendi bisnis yang ada. Tak dapat dipungkiri, perusahaan atau organisasi usaha saat ini harus mampu melakukan suatu perubahan guna menjawab tantangan-tantangan bisnis ke depan.

Untuk itu, perusahaan memerlukan manajemen perubahan. Manajemen perubahan adalah sebuah upaya dan pendekatan yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis yang dimanfaatkan guna membantu individu, tim ataupun organisasi dengan menerapkan sarana, sumber daya dan pengetahuan dalam merealisasikan perubahan dari kondisi sekarang menuju suatu kondisi yang lebih baik secara efisien dan efektif untuk memperkecil dampak dari proses perubahan itu.

Nah, dalam manajemen perubahan ini juga terdapat beberapa pendekatan manajemen perubahan tersebut. Mari simak di bawah ini!

Baca Juga: 4 Fungsi Manajemen Konflik

Pendekatan Rasional-Empiris

Metode pendekatan ini yakni, dasar keyakinan bahwa perilaku orang mampu diprediksi dan mereka akan memberikan perhatian khusus atas kepentingannya sendiri.

Maksudnya, pendekatan ini meyakini bahwa seluruh target perubahan akan terselimuti oleh beragam mitos, ketidak tahuan, kebenaran semu, walaupun tetap memelihara rasionalitasnya. Seluruh target perubahan tersebut akan mengikuti diri mereka sendiri jika itu dikatakan pada mereka, dan seringkali mereka tidak memahami apa yang terbaik untuk mereka.

Mereka akan berubah dengan sendirinya saat mereka menerima komunikasi yang lebih informatif, efektif dan saat ada insentif pada perubahan yang mereka nilai lebih memadai.

Pendekatan Normatif-Reedukatif

Pendekatan Normatif-Reedukatif lebih berfokus pada bagaimana seorang manajer perubahan mampu memberikan pengaruh atau bertingkah laku dengan berbagai cara tertentu, agar selanjutnya para anggota manajer mampu melakukan perubahan. Pada dasarnya, manusia akan berubah saat ada suatu perusahaan tersendiri bahwa perubahan adalah demi kepentingan yang terbaik.

Perubahan tersebut akan paling siap terjadi saat satu orang dalam kelompok tersebut masuk dalam perubahan dan menganut sistem nilai dan keyakinan kelompoknya.

Baca Juga: Kamu Perlu Tahu 4 Fungsi Akuntansi Manajemen Ini!

Pendekatan Kekuasaan-Koersif

Pada pendekatan ini, pihak manajemen perubahan dituntut untuk melakukan caranya secara semena-mena oleh sebagian pihak secara naif oleh sebagian yang lain, dan sering menjadi bentuk standar dalam manajemen perubahan. Premis utama dari pendekatan ini adalah mereka yang pada dasarnya patuh akan siap untuk melakukan apapun yang diperintahkan dengan tanpa atau sedikit usaha dalam meyakinkan.

Dalam hal ini, membuat orang-orang untuk berubah dilakukan dengan dasar penegakan kewenangan, ancaman, atau adanya sanksi atas performa yang buruk. Pendekatan ini bisa juga disebut sebagai pendekatan kekuatan penindas. Pendekatan ini memiliki risiko yang besar dan potensi balasannya pun sangat besar.

Pendekatan Lingkungan-Adaptif

Premis utama yang digunakan dalam pendekatan ini adalah bahwa walaupun mereka berubah berdasarkan insting, namun mereka berusaha menghindari segala bentuk kerugian, jadi sebenarnya mereka mempunyai kemampuan dalam beradaptasi dengan berbagai kondisi dan situasi baru.

Nah, itu tadi Pendekatan Manajemen Perubahan yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!

Baca Juga: Ingin Mendapatkan Pekerjaan Lakukan Perubahan Ini


Reporter: Fauzan Nur Rochman
Editor: -

0     0    

Komentar