icon Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp
Mengapa Banyak Karyawan Mengalami Stres Kerja?
Siker.id | 24 Nov 2021 20:45


Bagikan ke
Stres kerja bisa dialami oleh siapa saja terutama karyawan dengan tingkat tekanan yang tinggi dari managemen pusat. (siker)

siker.id - Stres kerja adalah sesuatu kondisi ketegangan yang menciptakan adanya ketidakseimbangan fisik dan psikis yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seorang karyawan. Orang-orang yang mengalami stres menjadi nervous dan merasakan kekuatiran kronis sehingga mereka sering menjadi marah-marah, agresif, tidak dapat relaks, atau memperlihatkan sikap yang tidak kooperatif. Lalu mengapa stress kerja ini dialami karyawan saat ini? Berikut ulasannya!

Baca juga: Manfaat Mendengarkan Musik, Ampuh Hilangkan Stres?

Definisi Stres Kerja dari Ahli

1. Kreitner dan Kinicki

Mendefinisikan stress kerja sebagai respon adaptif dihubungkan oleh karakteristik dan atau proses pisikologis individu, yang merupakan suatu konsekuensi dari setiap tindakan ekternal, situasi, atau peristiwa yang menempatkan tuntutan pisikologis/fisik khusus pada seseorang.

2. Charles D, Spielberger

Menyebutkan bahwa stress kerja adalah tuntutan-tuntutan eksternal yang mengenai seseorang, misalnya obyek-obyek dalam lingkungan (dalam hal ini lingkungan kerja) atau suatu stimulus yang secara obyektif adalah berbahaya.

3. Sondang Siagian

Menyatakan bahwa stress kerja merupakan kondisi ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, jalan pikiran, dan kondisi fisik seseorang. Stres yang tidak bisa diatasi dengan baik biasanya berakibat pada ketidakmampuan orang berinteraksi secara positif dengan lingkungannya, terutama dalam lingkungan pekerjaan maupun lingkungan luarnya. Itu bisa berakibat pada prestasi karyawan akan menurun karena akibat stress kerja ini.

Kategori Stres Kerja

Seseorang dapat dikategorikan mengalami stres kerja bila:

• Urusan stres yang dialami melibatkan juga pihak organisasi atau perusahaan tempat individu bekerja. Namun penyebabnya tidak hanya di dalam perusahaan, karena masalah rumah tangga yang terbawa ke pekerjaan dan masalah pekerjaan yang terbawa ke rumah dapat juga menjadi penyebab stress kerja.

• Mengakibatkan dampak negatif bagi perusahaan dan juga individu.

• Oleh karenanya diperlukan kerjasama antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan stres tersebut

Secara umum, seseorang yang mengalami stres pada pekerjaan akan menampilkan gejala-gejala yang meliputi 3 aspek, yaitu:

• Physiological memiliki indikator yaitu: terdapat perubahan pada metabolisme tubuh, meningkatnya kecepatan detak jantung dan napas, meningkatnya tekanan darah, timbulnya sakit kepala dan menyebabkan serangan jantung;

• Psychological memiliki indikator yaitu: terdapat ketidakpuasan hubungan kerja, tegang, gelisah, cemas, mudah marah, kebosanan dan sering menunda pekerjaan;

• Behavior memiliki indikator yaitu: terdapat perubahan pada produktivitas, ketidakhadiran dalam jadwal kerja, perubahan pada selera makan, meningkatnya konsumsi rokok dan alkohol, berbicara dengan intonasi cepat, mudah gelisah dan susah tidur.

Baca juga: Tips Bertahan Dari Tekanan Pekerjaan

Faktor Pemicu Stress Kerja

1. Konflik dengan Rekan Kerja

Enggak sedikit orang yang merasa kalau dirinya tak mendapatkan rekan kerja yang cocok. Nah, ketidakcocokan dalam bekerja inilah yang rentan menimbulkan konflik antar pegawai. Pastinya, konflik yang berkelanjutan akan meningkatkan stres dan membuat pekerjaan jadi tak optimal.

2. Tak Bisa Menahan Emosi

Meski pikiran semrawut, tapi cobalah untuk tetap menjaga emosi diri. Sebab, faktor pemicu stres saat bekerja juga bisa dikarenakan hal ini. Jangan sampai kemarahan ini menyebar di kantor dan diperlihatkan pada rekan atau atasan. Bila Anda tak bisa menstabilkan emosi dengan baik, tandanya bahwa dirimu sedang dilanda stres.

3. Tumpukan Pekerjaan

Datangnya tugas-tugas baru di saat tugas lainnya belum rampung, kerap kali membuat para karyawan kewalahan. Bila terjadi berkelanjutan, maka beban atau tumpukan pekerjaan ini barang pasti dapat memicu stres.

4. Notifikasi di Luar Jam Kantor

Faktor pemicu stres saat bekerja juga bisa karena hal yang terbilang sepele ini. Sebab, siapa sih yang kepingin mendapatkan notifikasi pekerjaan di luar jam kantor? Misalnya, di malam hari, hari libur, atau bahkan saat sedang berlibur. Namun, untuk seseorang yang posisinya sebagai staf atau karyawan, kadang kala merasa tidak enak untuk mengabaikan pesan dari atasannya.

5. Masalah Personal

Ingat, enggak selamanya stres bersumber dari pekerjaan di kantor. Faktor pemicu stres saat bekerja juga bisa karena faktor eksternal yang memicu gangguan pikiran. Masalah personal, seperti dengan keluarga, teman, ataupun pasangan, dapat memberikan tekanan-tekanan pada pikiran, sehingga membuat produktivitas jadi terhambat.

6. Lingkungan Pekerjaan

Kadang kala atasan atau rekan kerja yang tak mendukung atau kompetisi internal bisa membuat lingkungan kerja jadi tak nyaman. Sebab, adanya tekanan yang tidak sesuai dengan kapasitas dari karyawan, memang terbukti dapat menimbulkan stres di kantor.

Sekian artikel tentang penyebab stress kerja. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan ke banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut Alasan Karyawan Sering Kerja Lembur


Editor: Theo Adi -

     

TAG :

Komentar