Kenali Apa Saja Jenis Aset Ini!
Siker.id | 03 Aug 2022 16:06


Bagikan ke
Jenis aset (siker)

siker.id – Kamu pastinya sering mendengar istilah aset. Apa itu aset? Aset adalah semua sumber ekonomi atau kekayaan yang dimiliki oleh entitas yang diharapkan mampu memberi manfaat usaha di masa mendatang.

Sumber ekonomi atau kekayaan tersebut ialah sumber daya yang dimiliki, baik dalam bentuk atau hak kuasa yang didapatkan di masa lalu sehingga dapat memberi manfaat di masa mendatang. Aset dapat diakui jika semua sumber ekonomi dapat diukur dengan satuan mata uang, baik rupiah, dolar, atau mata uang lainnya.

Dengan memiliki aset, suatu perusahaan dapat menjalankan aktivitas operasional untuk menunjang kegiatan bisnisnya.

Menurut kamu, apa saja jenis-jenis aset yang ada dalam perusahaan tersebut? Simak di bawah ini ya!

Baca Juga: Berikut Alasan Karyawan Adalah Aset Penting Perusahaan

Aset Lancar

Sesuai namanya, aset lancar merupakan aktiva yang likuid. Jenis aset perusahaan ini mudah sekali untuk dikonversi menjadi uang tunai secara cepat. Biasanya aset lancar memiliki siklus atau perputaran manfaat yang singkat. Manfaatnya pun cepat tergantikan dengan yang lain secara mudah.

Kurun waktu perputaran aset lancar di suatu bisnis biasanya di kisaran satu tahun. Namun, ini pun tergantung ke siklus perusahaan yang berbeda-beda. Adapun contoh dari aset lancar adalah wesel tagih, kas, piutang usaha, persediaan, perlengkapan, investasi jangka pendek, beban dibayar di muka, serta penghasilan yang masih akan diterima. Semua itu mudah “dicairkan” menjadi dana tunai yang penting bagi operasional perusahaan.

Baca Juga: 5 Skill Penting Untuk Karir Di Bidang Keuangan

Aset Tidak Lancar

Aset tidak lancar adalah aktiva yang memiliki siklus dan masa manfaat lebih dari satu tahun. Aset tidak lancar dibagi menjadi 3 bagian antara lain:

a. Aset Tetap

Aset tetap atau aktiva berwujud adalah modal yang memiliki wujud atau bentuk secara fisik. Aset tetap dimanfaatkan dan digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan produksi barang atau jasa.

Sehingga tujuan memiliki aktiva tetap adalah bukan untuk dijual kembali tetapi digunakan dalam operasional perusahaan. Aktiva tetap dapat dijual oleh perusahaan jika masa atau umur manfaat dari kekayaan tersebut sudah habis, rusak, atau karena ada masalah lain. Contoh dari aktiva tetap ini adalah tanah, gedung, bangunan, mesin, dan kendaraan.

b. Aktiva Tidak Berwujud

Selain aset tetap, aktiva tidak berwujud juga digolongkan dalam kategori aset tidak lancar. Kekayaan tidak berwujud merupakan aktiva yang tidak nampak /atau tidak terlihat secara fisik tetapi memiliki nilai dan manfaat bagi perusahaan.

Adapun contoh dari aktiva tidak berwujud adalah hak paten, goodwill, hak cipta, hak guna bangunan, hak sewa, dan sebagainya.

c. Investasi Jangka Panjang

Investasi adalah suatu modal yang difungsikan dengan tujuan untuk mendapatkan pertumbuhan kekayaan. Investasi jangka panjang yang dimaksud meliputi semua investasi jangka panjang yang dilakukan oleh perusahaan baik di masa sebelumnya atau masa sekarang.

Sebagai contoh, PT Subur Makmur melakukan investasi di PT Sekar Selaras, maka PT Subur Makmur harus mencatat aktiva berupa investasi tersebut dalam laporan neraca yang dimiliki.

Nah, itu tadi jenis aset yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!

Baca Juga: 3 Ciri Karyawan Teladan Yang Wajib Diketahui Bos


Reporter: Fauzan Nur Rochman
Editor: -

0     0    

Komentar
Pencarian