3 Jenis Psikotest Gambar Yang Sering Digunakan Recruitment
Siker.id | 28 Jun 2022 15:00


Bagikan ke
Ilustrasi sedang psikotest (freepik/siker.id)

siker.id - Psikotest merupakan salah satu proses dari rekrutmen, dimana kamu akan dihadapkan dengan beragam jenis tes. Tes ini digunakan untuk mengetahui bagaimana pola pikir, karakteristik, atau bahkan sifatmu sebagai kandidat pelamar kerja. 

Tes ini nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan perusahaan untuk menerima atau menolak lamaran kerjamu. Salah satu tes yang sering kali digunakan dan kamu temui tentunya adalah tes gambar. 

Berikut ini ada beberapa jenis Psikotest gambar yang sering digunakan oleh para rekruter. Simak dibawah ini.

Baca juga : Persiapkan 7 Hal ini Sebelum Ikuti Tes Psikotes!

1. Tes House-Tree-Person (HTP)

 

Tes House-Tree-Person atau HTP adalah psikotes gambar lainnya yang sering digunakan dalam proses rekrutmen. Dalam tes ini, kamu akan diminta untuk menggambar rumah, pohon, dan orang.

Tes yang membutuhkan gambar sosok manusia sudah digunakan sebagai tes kepribadian proyektif. Namun, Buck percaya bahwa gambar rumah dan pohon juga dapat memberikan informasi yang relevan tentang fungsi kepribadian seseorang.

2. Tes Wartegg

Menurut Gestalt Theory, tes ini diperkenalkan pertama kali oleh oleh psikolog Austria-Jerman bernama Ehrig Wartegg antara tahun 1920-an hingga tahun 1930-an. Pada tes Wartegg kamu akan diberikan selembar kertas yang berisikan delapan kotak dengan gambarnya masing-masing seperti berikut.

 

Kemudian, kamu akan diminta untuk melengkapi gambar tersebut tanpa menorehkan apa pun di luar kotak. Hasil tes ini nantinya akan digunakan untuk menilai beberapa aspek psikologi seperti intelegensi, kepribadian, produktivitas, hingga persepsi.

Baca juga : Simak, Yuk ! Tips Mengerjakan Tes Wartegg

3. Tes logika gambar deret

 

Jenis psikotes gambar terakhir yang akan kamu temui saat rekrutmen adalah tes logika gambar deret. Tes ini dikenal juga dengan nama diagrammatic reasoning test atau tes logika abstrak. Tes ini digunakan rekruter untuk mengukur potensi kerja kandidat.

Menurut Assesment Day tes ini untuk menilai kemampuan analitis, kemampuan mengambil keputusan, penalaran logis dan abstrak, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan memecahkan masalah. Umumnya, tes ini dilakukan bersamaan dengan jenis-jenis tes aptitude lainnya seperti tes penalaran numerik, verbal, spasial, dan sebagainya.

Itulah dia beberapa jenis Psikotest yang sering digunakan rekruter dalam tahap rekrutmen dan juga sering kamu temui ketika memasuki tahap Psikotest saat melamar pekerjaan. Sekian artikel ini, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Baca juga : Apa itu Tes EPPS? Berikut Penjelasan Lengkapnya


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

Komentar