icon Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp
Perbedaan Quality Control dan Quality Assurance
Siker.id | 24 May 2023 09:51


Bagikan ke
ilustrasi QC QA (siker / doc.freepik)

siker.id - Dalam dunia industri, kualitas produk sangat penting untuk menjaga kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan. Dalam upaya untuk memastikan kualitas yang tinggi, peran quality control (QC) dan quality assurance (QA) sangat penting. Meskipun keduanya berfokus pada pengendalian kualitas, QC dan QA memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal tanggung jawab, pendekatan, dan fokus pekerjaan.

Baca juga: Begini 3 Perbedaan Quality Assurance dan Quality Control!

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi perbedaan antara profesi Quality Control dan Quality Assurance untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik.

QUALITY CONTROL (QC):

Quality Control, atau yang sering disebut dengan kontrol kualitas, merujuk pada proses pengujian dan pemeriksaan produk yang dilakukan untuk memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Profesi QC bertanggung jawab untuk melakukan pengujian, inspeksi, dan evaluasi produk pada tahap akhir produksi atau sebelum produk tersebut dikirim ke pelanggan. Tujuan QC adalah untuk mendeteksi cacat atau ketidaksesuaian produk dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Baca juga: Quality Control; Pengertian, Tugas, dan Keterampilan

Tanggung jawab utama profesi Quality Control meliputi:

1. Pemeriksaan visual
Memeriksa fisik produk untuk memastikan kesesuaian dengan standar kualitas.

2. Pengujian fungsional
Melakukan pengujian untuk memastikan bahwa produk berfungsi dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

3. Pengujian kualitas
Melakukan pengujian terhadap bahan baku, komponen, atau produk jadi untuk memverifikasi kualitasnya.

4. Identifikasi cacat
Mendeteksi dan mencatat cacat atau ketidaksesuaian produk, serta mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

QUALITY ASSURANCE (QA)

Quality Assurance, atau jaminan kualitas, adalah proses yang bertujuan untuk mencegah kesalahan atau cacat dalam produksi produk melalui implementasi sistem dan prosedur yang ketat. Profesi QA fokus pada pengembangan, penerapan, dan pemeliharaan sistem manajemen kualitas yang efektif dalam suatu organisasi. Tujuan utama QA adalah untuk memastikan bahwa proses produksi sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan dan meminimalkan risiko terjadinya cacat.

Baca juga: Ingin Jadi Quality Assurance Staff? Pahami 10 Hal Ini!

Tanggung jawab utama profesi Quality Assurance meliputi:

1. Pengembangan sistem kualitas
Merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem manajemen kualitas, termasuk prosedur, pedoman, dan kebijakan yang sesuai.

2. Audit kualitas
Melakukan audit dan evaluasi terhadap sistem dan proses untuk memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas yang ditetapkan.

3. Pelatihan
Memberikan pelatihan kepada karyawan terkait sistem dan prosedur yang berkaitan dengan kualitas.

4. Peningkatan proses
Mengidentifikasi dan melaksanakan perbaikan dalam proses produksi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.

Perbedaan Utama Antara Quality Control dan Quality Assurance

- Fokus: 
Quality Control berfokus pada pengujian dan pemeriksaan produk untuk mendeteksi cacat, sementara Quality Assurance berfokus pada pengembangan sistem dan prosedur untuk mencegah kesalahan dan meningkatkan kualitas.

- Waktu Pelaksanaan: 
QC dilakukan pada tahap akhir produksi atau sebelum pengiriman produk, sedangkan QA melibatkan seluruh siklus produksi.

- Tanggung Jawab: 
QC bertanggung jawab untuk memeriksa dan menguji produk secara langsung, sementara QA bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara sistem kualitas.

Quality Control dan Quality Assurance adalah dua aspek penting dalam pengendalian kualitas produk. Quality Control berkaitan dengan pengujian dan pemeriksaan produk, sementara Quality Assurance fokus pada pengembangan sistem dan prosedur untuk mencegah kesalahan. Kedua profesi ini saling melengkapi dalam upaya untuk mencapai kualitas produk yang tinggi dan memuaskan pelanggan. Dengan memahami perbedaan antara QC dan QA, perusahaan dapat mengoptimalkan upaya pengendalian kualitas mereka dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Demikian informasi yang telah kami rangkum. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.


Reporter: Lifiani
Editor: -

     

Komentar
Pencarian