Whatsapp Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp
Awas Overworking, Ini dia 5 Tandanya!
Siker.id | 13 Jul 2023 12:00


Bagikan ke
Ilustrasi overwork (siekr.id/dok. Canva)

siker.id - Dalam lingkungan kerja yang kompetitif dan serba cepat, banyak karyawan merasa terjebak dalam siklus overworking atau bekerja terlalu keras. Overworking dapat memiliki dampak negatif pada kesejahteraan karyawan, termasuk kesehatan fisik dan mental, serta produktivitas dalam pekerjaan. Berikut adalah beberapa tanda-tanda yang menunjukkan seorang karyawan overworking:

Baca juga: Freshgraduate Lakukan 6 Cara ini untuk Mempersiapkan Karier

 

1. Jam Kerja yang Panjang

Salah satu tanda karyawan overworking adalah mereka sering bekerja melebihi batas waktu normal. Mereka cenderung memiliki jadwal kerja yang padat sering bekerja di luar jam kerja yang ditentukan. Karyawan yang terjebak dalam pola ini mungkin mengorbankan waktu istirahat dan kehidupan pribadi mereka untuk menyelesaikan tugas-tugas kerja.

2. Keterlambatan dalam Mengambil Cuti

Karyawan yang overworking sering kali enggan atau mengabaikan untuk mengambil cuti atau liburan yang seharusnya mereka miliki. Mereka mungkin merasa tidak dapat meninggalkan pekerjaan, khawatir tentang tugas yang tertunda, atau merasa bersalah jika tidak hadir.

3. Penurunan Kualitas Pekerjaan

Ketika karyawan overworking, mereka dapat mengalami penurunan kualitas pekerjaan. Mereka mungkin merasa terburu-buru untuk menyelesaikan tugas dan tidak memiliki waktu yang cukup untuk memeriksa atau merevisi pekerjaan mereka dengan seksama. Hasilnya, kualitas pekerjaan menjadi menurun dan kemungkinan terjadi kesalahan dalam pengerjaan.

Baca juga: Ketahui 4 Tanda Kamu Belum Siap Masuk Dunia Kerja

 

4. Perubahan Perilaku dan Kesehatan

Overworking dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang. Karyawan yang overworking mungkin mengalami kelelahan yang kronis, kurang tidur, dan stres yang berlebihan. Mereka mungkin menjadi mudah tersinggung, cemas, atau depresi. Selain itu, mereka juga mungkin mengalami perubahan perilaku seperti menjadi lebih tertutup, kurang bersemangat, atau kehilangan minat pada aktivitas di luar pekerjaan.

5. Jarang Berinteraksi

Karyawan yang overworking sering kali mengorbankan waktu sosial dengan teman, keluarga, dan rekan kerja. Mereka mungkin merasa terjebak dalam pekerjaan, sehingga menghindari interaksi sosial di luar pekerjaan. Mereka dapat merasa kesepian, terisolasi, dan kehilangan keseimbangan dalam kehidupan pribadi dan profesional mereka.

Mengenali tanda-tanda karyawan yang overworking penting untuk memahami kebutuhan dan kesejahteraan mereka. Overworking dapat merugikan karyawan dan organisasi dalam jangka panjang. Perusahaan perlu memperhatikan dan merespons tanda-tanda ini dengan memberikan dukungan, mendorong keseimbangan pekerjaan-kehidupan pribadi, serta memastikan adanya kebijakan dan budaya yang sehat di tempat kerja. Karyawan juga perlu mengambil tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan dan kesejahteraan pribadi mereka, dengan memprioritaskan waktu istirahat dan menjaga batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Sekian artikel ini, semoga bermanfaat!

Baca juga: Pertimbangkan 5 Hal ini Sebelum Switch Career


Editor: Devieda Putri Hidayat -

     

Komentar
Pencarian