Beberapa Jenis Prosedur Audit di Perusahaan
Siker.id | 04 Feb 2022 14:00


Bagikan ke
Jenis prosedur audit di perusahaan. (siker)

siker.id - Setiap perusahaan atau bisnis mengandalkan akurasi dari laporan keuangan untuk dapat beroperasi dengan efisien dan menguntungkan. Kamu dapat mengetahui seluruh transaksi keuangan dilacak dan dicatat dengan benar melalui prosedur audit atau pemeriksaan.

prosedur audit adalah metode atau teknik yang digunakan auditor untuk memperoleh bukti audit dan membentuk opini mengenai laporan keuangan suatu perusahaan. Prosedur ini dilakukan untuk menguji berbagai macam asersi audit terkait saldo akun yang berbeda dan kelas transaksi.

Ternyata ada banyak jenis prosedur audit yang sering dilakukan oleh banyak perusahaan dewasa ini. Berikut beberapa diantaranya!

Baca juga: Pentingnya Konsultan Keuangan Dalam Pengelolaan Keuangan

Pengamatan

Pengamatan atau observasi merupakan proses dalam audit dimana auditor mengamati proses dan prosedur yang dilakukan oleh klien. Pengamatan dapat memberikan gambaran pada auditor mengenai proses dan prosedur perusahaan saat bekerja. Selain itu, juga bisa membantu mereka dalam mengidentifikasi kelemahan dari prosedur tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa kehadiran dari auditor mungkin akan mempengaruhi proses operasional. Sama seperti prosedur audit lainnya, auditor perlu mengkombinasikan pengamatan dengan jenis lainnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Permintaan keterangan

Pengecekan keterangan, seperti catatan atau dokumen yang berisikan dokumen pendukung untuk persiapan laporan keuangan perlu dilakukan. Biasanya, auditor akan melakukan pemeriksaan secara manual untuk mengecek setiap detailnya yang disebut juga dengan vouching.

Proses tersebut merupakan bagian penting dari Test of Controls dan Test of Details suatu perusahaan yang dilakukan oleh auditor. Pemeriksaan catatan dapat mencakup penelusuran dokumen pendukung dari transaksi individu atau sebaliknya.

Baca juga: 5 Tips Menghindari Fraud Dalam Laporan Keuangan

Perhitungan

Proses penghitungan ulang atau recalculation merupakan prosedur audit yang cukup jelas. Auditor akan melakukan perhitungan ulang saldo atau transaksi yang transaksi yang telah dilakukan klien. Proses penghitungan ulang yang dilakukan untuk memastikan bahwa jumlah dalam laporan keuangan sesuai dengan sebagaimana mestinya.

Inspeksi

Penyelidikan merupakan prosedur audit yang paling umum dilakukan. Dalam metode ini, auditor akan melakukan pengecekan pada setiap transaksi atau dokumen terhadap langkah-langkah tertulis, juga prosedur untuk memastikan keakuratan.

Metode ini juga dapat menentukan hubungan antara data keuangan dan non-keuangan. Biasanya auditor akan menggunakan penilaian mereka untuk menentukan apakah ada perbedaan yang harus diselidiki lebih lanjut.

Sekian artikel tentang jenis prosedur audit di perusahaan. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Pentingnya Akuntan Dalam Mengelola Keuangan Perusahaan


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar