4 Etika Dalam Memecat Karyawan
Siker.id | 28 Jan 2022 11:15


Bagikan ke
Etika dalam memecat karyawan. (siker)

siker.id - Kesalahan besar dalam memilih seorang karyawan merupakan hal yang sudah sering terjadi. Sehingga tidak heran kita dihadapkan dengan sebuah kondisi dimana harus memberhentikan seorang karyawan entah karena kelalaian karyawan itu atau karena faktor dari perusahaan.

Kehilangan pekerjaan merupakan salah satu hal yang paling tidak diinginkan oleh seluruh orang terlebih seorang karyawan. Namun hal tersebut bisa terjadi jika karyawan melakukan sebuah kesalahan yang fatal dan berulang. Tidak perlu ragu untuk melakukan tindakan tegas kepada karyawan yang melakukan kesalahan yang beresiko mengakibatkan reputasi perusahaan hancur.

Berikut ini adalah beberapa etika yang baik saat memecat karyawan yang wajib dimiliki HRD.

Baca juga: 5 Tips Agar Karyawan Lebih Produktif

Menentukan Waktu Dan Suasana Yang Tepat

Etika baik saat memecat karyawan selanjutnya adalah menentukan waktu dan suasana yang tepat. Tidak hanya penggunaan bahasa yang baik dan cara penyampaian yang halus, pemilihan waktu dan suasan juga perlu diperhatikan ketika hendak memecat karyawan. Jangan sampai memecat karyawan ketika ia masih berkabung atau baru saja kembali bekerja setelah sakit.

Selain itu, usahakan pemberitahuan pemecatan tidak dilakukan secara mendadak. Berikan mereka waktu untuk berkemas atau menyelesaikan sisa pekerjaan sebelum pergi. Serta pastikan memberikan dukungan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik nantinya.

Berikan Peringatan Terlebih Dulu

Etika baik saat memecat karyawan yang pertama adalah memberikan peringatan terlebih dulu. Berikan sebuah peringatan kepada karyawan, jika mereka memang melakukan sebuah kesalahan. Tidak perlu menunggu sampai kesalahan mereka membuat perusahaan kamu rugi. Peringatan dini akan memberikan sebuah efek yan cukup baik, dengan begitu karyawan pun memperbaiki dan meningkat kinerja mereka. Usahakan memberikan peringatan dengan penjelasan yang mudah mereka pahami.

Baca juga: 5 Kendala Dalam Proses Rekrutmen Karyawan

Buat Menjadi Rahasia

Etika baik saat memecat karyawan yang kelima ialah membuatnya menjadi rahasia. Usahakan rencana pemecatan terhadap seorang karyawan menjadi rahasia yang diketahui hanya oleh atasan, HRD, atau pihak managemen. Jangan sampai informasi tersebut menyebar menjadi gosip atau rumor di lingkungan kerja dan terdengar oleh karyawan yang bersangkutan. Sebab hal tersebut akan menyakitkan hatinya.

Sebagai pihak atasan, kamu harus mengetahui dan mempertimbangkan dampak psikologis yang diterima karyawan tersebut dengan memberikan informasi langsung padanya, tanpa harus diketahui karyawan lain.

Berikan Kompensasi Sesuai Aturan

Etika baik saat pemecataan karywan yang terakhir ialah memberikan kompensasi sesuai aturan. Hal ini sangat penting dan tidak boleh sampai terlewatkan. Karyawan yang dipecat tentu belum memiliki rencana untuk melanjutkan bekerja di tempat lain. Oleh sebab itu perusahaan wajib memberikan hak kompensasinya berupa pesangon sesuai aturan yang berlaku.

Sekian artikel tentang etika dalam memecat karyawan. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut 5 Cara Mengelola Karyawan dengan Baik


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar