Tips Menanggapi Teman yang Toxic saat WFH
Siker.id | 27 Jan 2022 21:45


Bagikan ke
Menanggapi teman yang toxic saat WFH. (siker)

siker.id - Banyak orang yang terjebak dalam pemikiran bahwa bekerja jarak jauh berarti bekerja sendirian, tapi itu sesuatu yang mustahil. Meskipun Anda tidak berada satu meja dengan anggota tim, Anda masih perlu berkomunikasi dan berkolaborasi secara efektif dan itu menjadi semakin menantang ketika Anda berurusan dengan rekan kerja yang toxic. Apa yang bisa Anda lakukan ketika salah satu kolega Anda bersikap toxic sedangkan Anda sedang tidak dapat melakukan percakapan secara langsung. Apa cara terbaik untuk mengatasi perilaku tersebut? Yuk sikers simak tips cara menanggapi teman yang toxic saat wfh:

Baca juga: Berikut Tips Menegur Kesalahan Rekan Kerja selama WFH

Rekan kerja caper

Meskipun terlihat jelas bahwa Anda memikul seluruh beban untuk tugas atau proyek tertentu, mereka dengan senang hati menyerap setiap pujian terakhir yang ditawarkan secara tidak adil kepada mereka. Jangan biarkan perilaku itu begitu saja. Mungkin terasa tidak nyaman mengakui kontribusi dari pekerjaan yang Anda lakukan. Tetapi ingat bahwa menerima penghargaan atas pekerjaan yang Anda selesaikan bukanlah komplimen, itu adalah sesuatu yang berhak Anda dapatkan. Jika rekan kerja mulai mengambil alih kepemilikan keberhasilan, kumpulkan keberanian Anda dan tunjukkan kalau Andalah yang melakukan pekerjaan tersebut. Jika perilakunya berlanjut, mungkin inilah saatnya untuk berbicara dengan rekan kerja Anda secara pribadi tentang bagaimana Anda merasa mereka memiliki kebiasaan mengklaim penghargaan atas pekerjaan Anda. Jika keadaan masih belum membaik setelah konfrontasi langsung tersebut, inilah saatnya untuk mendekati atasan Anda dan mengungkapkan kekhawatiran Anda.

Rekan kerja selalu merendahkan pekerjaan Anda

Saat anda direndahkan oleh rekan kerja, jangan membalas dengan penghinaan. Meniru perilaku kolega Anda yang tidak pantas juga tidak akan membantu Anda. Coba ajukan pertanyaan klarifikasi tentang apa yang tidak mereka sukai. Jika mereka menilai pekerjaan Anda buruk, tanyakan apa yang menurut mereka dapat ditingkatkan. Ini akan melibatkan percakapan yang lebih produktif di mana Anda dapat menentukan apakah mereka benar-benar memiliki kekhawatiran yang valid atau mereka hanya senang menjatuhkan Anda.

Baca juga: Berikut Perbedaan WFH dan Remote Working

Rekan kerja tidak pernah bersyukur

Semua orang di tim Anda mengetahui seberapa besar energi negatif yang dibawa rekan kerja ini contohnya merasa tidak bersyukur. Dapat dimisalkan seperti rapatnya terlalu lama, hari ini terlalu sibuk, volume terlalu keras, dan sedang hujan. Mereka melewatkan makan siang,dan terkadang kepala mereka sakit. Anda dapat menghitung jumlah hal positif yang dikatakan rekan kerja dan jumlahnya sedikit. Jangan biarkan suasana hati Anda merosot atau down . Lakukan yang terbaik untuk mempertahankan pandangan positif Anda dan jangan diseret oleh anggota tim yang toxic tersebut. Seimbangkan energi karena Hidup bisa menjadi sibuk dan stres, yang berarti rekan kerja Anda mungkin tidak menyadari betapa negatifnya mereka. Lain kali jika mereka mengeluh, berikan komentar positif. Mudah-mudahan setelah hanya beberapa kali menarik perhatian mereka ke hal-hal positif, rekan kerja akan mulai mengenali pola negatif perilakunya dan mengubahnya!

Sekian artikel tentang tips menanggapi teman kerja yang toxic saat WFH. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Simak ! Keuntungan Kerja WFH


Reporter: Azzachra Rara
Editor: -

0     0    

Komentar