Berikut Ciri-ciri Undangan Interview Palsu
Siker.id | 23 Dec 2021 14:30


Bagikan ke
Ciri-ciri undangan interview palsu. (siker)

siker.id - Modus penipuan lowongan kerja yang marak terjadi telah mengakibatkan kerugian hingga jutaan rupiah bagi para pencari kerja. Dengan mengandalkan surat undangan interview palsu yang mengatasnamakan perusahaan, scammer meminta pencari kerja mentransfer sejumlah uang untuk biaya tiket, akomodasi dan biaya lainnya, yang dijanjikan akan di-reimburse setelah proses interview atau seleksi. Berikut ciri-ciri undangan interview palsu!

Baca juga: Berikut Cara Follow Up Hasil Interview Kerja

1. Tidak menyebutkan posisi atau lowongan

Lazimnya, dalam sebuah perusahaan sudah ada posisi pasti yang membutuhkan pekerja baru. Sehingga sewaktu pemanggilan interview maka kandidat akan mengetahui bahwa ia dipanggil untuk posisi yang ia lamar, atau bila keahlian kandidat sesuai dengan posisi lain, maka HRD akan menginformasikan. Apabila undangan interview tidak mencantumkan posisi, maka bisa dicurigai bahwa ini adalah undangan interview palsu.

2. Lokasi interview bukan lokasi perusahaan sebenarnya

Info lowongan pekerjaan selalu mencantumkan nama perusahaan, dan biasanya disertakan pula alamat lengkap. Bila info lowongan tersebut tidak mencantumkan alamat, maka Anda bisa mengambil inisiatif untuk mencarinya di situs pencarian ataupun melalui aplikasi maps. Kalau lokasi interview tidak sesuai dengan alamat perusahaan, patut dipertanyakan kembali keasliannya.

3. Biaya akomodasi ditalangi pihak pelamar

Biasanya undangan interview bodong akan mencantumkan tempat interview dan tes di daerah Jabodetabek, hal ini membuat para pelamar membutuhkan akomodasi untuk sampai ke lokasi. Perusahaan bodong ini akan meminta pelamar untuk transfer sejumlah uang untuk keperluan seluruh akomodasi, mulai dari transportasi hingga penginapan, dengan dijanjikan akan dikembalikan setelah selesainya rangkaian tes dan interview.

Baca juga: Berikut Tips Memperkenalkan Diri Saat Interview

4. Mencantumkan nama semua kandidat yang diundang

Undangan interview yang seharusnya bersifat personal, malah mencantumkan nama semua kandidat atau peserta lainnya. Selain itu surat undangan interview palsu ini juga mengharuskan kandidat untuk melakukan reservasi pemesanan tiket kepada Panitia Recruitment. Modus lainnya adalah pemesanan tiket melalui travel agent rekanan palsu.

5. Semua informasi yang diberikan sama sekali tidak relevan

Seperti contoh yang tertera di halaman 4 surat undangan interview palsu ini, tahap seleksi sama sekali tidak relevan dengan metode pengembangan. Kualifikasi yang dicantumkan juga sangat general, tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan iming-iming gaji besar yang ditawarkan.

Sekian artikel tentang ciri-ciri undangan interview palsu. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut Contoh Cara Memperkenalkan Diri Saat Interview


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar