Berikut Definisi dan Ciri Dari Toxic Success
Siker.id | 21 Dec 2021 22:00


Bagikan ke
Pengertian dan ciri dari toxic success. (siker)

siker.id - Segala kata baik dengan imbuhan kata toxic di depannya akan menjadi sebuah frasa yang merugikan misalnya toxic productivity atau toxic positivity, bahkan kini ada juga istilah toxic success. Mungkin Anda masih asing dengan istilah tersebut, namun mungkin Anda akan merasa familiar dengan beberapa orang yang rela bekerja keras siang dan malam, lembur, sampai lupa istirahat dan berakhir tipes demi kesuksesan yang jika sudah diraih maka standarnya akan terus menanjak lagi. Sudah sakit pun, ia masih saja tetap mengulangi siklus yang sama.

Baca juga: Berikut Cara Menghadapi Rekan Kerja Yang Toxic

Definisi Toxic Success

Sebenarnya istilah toxic success baru pertama kali lahir dari buku yang ditulis oleh seorang psikolog bernama Paul Pearsall pada tahun 2002 lalu. Buku berjudul Toxic Success: How to Stop Striving and Start Thriving tersebut sampai saat ini masih diperbincangkan karena isinya yang tetap relevan. Dalam buku tersebut, sindrom toxic success sebenarnya adalah sebuah rasa tidak pernah puas meskipun telah mencapai banyak kesuksesan dalam hidup. Contoh salah satu toxic success saat kita selalu sibuk bekerja demi mengejar target pastinya harus ada yang dikorbankan misalnya waktu berolahraga atau work life balance. Selain itu, tak sedikit orang sukses yang juga mengorbankan kehidupan pribadinya demi mengejar kesuksesan karier. Jadi, hubungan dengan keluarga pun akhirnya renggang dan tidak bahagia.

Ciri-Ciri Orang Terjebak Toxic Success

Untuk mengetahui apakah Anda juga menjadi seseorang yang terjebak di toxic success ada beberapa ciri yang bisa mulai Anda amati, yaitu:

• Berambisi secara berlebihan dan nggak pernah merasa puas akan apa yang sudah kamu capai. Baru saja promosi jabatan dan bisa bersantai? No, kamu akan berusaha lebih keras lagi untuk kembali promosi.

• Kamu mengira bahwa kebahagianmu hanya tergantung pada kesuksesan yang kamu raih tersebut.

Baca juga: Apa Saja Ciri Rekan Kerja Yang Toxic?

• Kamu jadi jarang punya waktu untuk quality time dengan teman atau keluarga, bukan karena nggak ada tapi karena kamu punya prioritas berupa ambisi.

• Kamu jadi merasa bahwa kesuksesan adalah ajang perlombaan dan harus kamu yang memenangkannya. Menyaksikan orang lain meraih kesuksesannya sendiri akan membuatmu sakit hati. Bukannya ikut berbahagia, kamu malah jadi merasa selalu iri.

Sekian artikel tentang definisi dan ciri dari toxic success. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut Ini 5 Tipe Penunda Pekerjaan


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar