Peran Penting HRD di Masa Pandemi, Seperti Apa?
Siker.id | 04 Oct 2022 15:20


Bagikan ke
Divisi HR (Human Resource) atau HRD menjadi kunci penting bagi perusahaan di tengah pandemi covid 19 dan ketidakpastian ekonomi. Perusahaan bergantung pada HRD untuk membantu merencanakan business continuity, kebijakan dan menenangkan kecemasan karyawan selama kondisi work from home (WFH) berkepanjangan (siker)

Siker.id - Pandemi covid-19 dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat peran Divisi Human Resources Departement (HRD) atau Sumber Daya Manusia (SDM)  sangat menantang. HRD menjadi tumpuan dalam menyiapkan organisasi dan mengelola SDM dalam situasi yang tidak menentu dan sulit ditebak kapan pandemi akan berakhir.

HRD tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan kesehatan karyawan di masa pandemi ini, tapi  juga menjaga produktivitas dan efektivitas kerja karyawan. Itu semua menjadi tantangan dan tanggung jawab baru organisasi atau Divisi HRD. Sebab, banyak perusahaan, divisi HRD-nya diberi tugas mengelola pengembangan organisasi (organizational development) dan penerapan budaya perusahaan

Baca juga: Begini Pertanyaan Seputar Wawancara Kerja, Simak Yuk !

Langkah yang dapat diambil oleh seorang HRD adalah sebagai berikut:

Utamakan Kesehatan dan Keselamatan Karyawan

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset paling penting dalam perusahaan. Kesehatan dan  keselamatan karyawan  perlu digaris bawahi sebagai prioritas utama pada kondisi pandemi COVID 19. Semua kebijakan perusahaan yang diterapkan harus mengutamakan dua aspek tersebut. Seorang HRD bisa membuat checklist bagi perusahaan terkait apa saja yang harus diperhatikan pada kondisi krisis.

Ciptakan Alur Komunikasi yang Sederhana tapi Sering

Komunikasi dengan karyawan sangat penting untuk memberikan pesan bahwa perusahaan peduli dengan karyawannya. Tugas divisi HRD untuk menjembatani komunikasi ini. Berbagai platform yang direkomendasikan seperti grup whatsapp dan zoom. Tidak perlu lama, tetapi frekuensi lebih sering sekadar memberikan motivasi di grup WhatsApp kantor setiap hari atau video conferencing rutin tiap pekan akan berdampak positif bagi karyawan selama WFH.

Baca juga:  Lamaran Pekerjaan Ditolak? Ini Solusinya

Pastikan Status Terkait Ketenagakerjaan dan Pengupahan Karyawan Jelas

Apakah karyawan masih bekerja atau dirumahkan? Bagaimana dengan pesangon yang didapatkan? Seorang HRD baiknya mengkaji peraturan perusahaan, Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan kebijakan terbaru yang diterapkan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan antara ketiga aturan tersebut dengan kondisi perusahaan.

Survey Kecemasan Karyawan

Work from home berkepanjangan dapat menimbulkan tekanan dan dampak psikologis negatif seperti kecemasan dan WFH Burnout. Salah satu cara yang dapat diimplementasikan tim HRD adalah survey kecemasan karyawan. Survey bisa dilakukan menggunakan kuesioner pada google forms dengan skoring sederhana. Hasil survey kemudian ditindaklanjuti untuk menentukan penanganan yang tepat bagi karyawan.        

Pendekatan secara empati dari seorang HRD dirasa lebih mengena dalam menghadapi krisis global. Seorang HRD harus tanggap dalam membaca situasi dan memberikan respon yang dapat mengayomi karyawan. Untuk membantu pekerjaan HRD dalam mengelola karyawan mengakomodasi berbagai pekerjaan HRD, dari hitung gaji PPh 21  karyawan hingga mengelola cuti dan izin memudahkan perusahaan dalam kondisi work from home

Baca juga: Apa Saja Hak Jaminan Sosial dalam Dunia Kerja?

Sekian Artikel Peran Penting HRD di Masa Pandemi, Seperti Apa?. Bila menyukai artikel ini anda bisa membagikannya ke semua orang.Bila ada kritik dan saran bisa anda tulis pada kolom komentar

Terima kasih


Editor: Bagus -

0     0    

TAG :

Komentar