icon Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp
5 Tips Tetap Tangguh Menghadapi Tuntutan Pekerjaan Tinggi
Siker.id | 20 Oct 2023 09:30


Bagikan ke
Ilustrasi Tangguh dalam Bekerja (siker.id/dok. Freepik)
ARTIKEL TERKAIT

siker.id - Pada era modern seperti sekarang, tuntutan dalam pekerjaan menjadi semakin tinggi untuk memenuhi ekspektasi dan target yang ditetapkan oleh perusahaan. Tantangan untuk berhasil dalam lingkungan kerja yang kompetitif dan dinamis pun semakin meningkat. Saat kita dihadapkan dengan tekanan untuk mencapai target, memenuhi deadline, dan menjaga kualitas pekerjaan, menjadi tangguh dalam bekerja adalah suatu keharusan. Tangguh bukan berarti bekerja tanpa henti, tetapi memiliki keterampilan, strategi, dan mentalitas yang memungkinkan kita untuk tetap produktif meski berada dalam situasi kerja yang penuh dengan tekanan.

Baca juga: 6 Tips Tetap Fokus Kerja Meski Banyak Masalah Melanda

Dalam mencapai target pekerjaan yang tinggi, tentu saja diperlukan banyak pengorbanan yang diimbangi dengan kerja keras dan konsistensi dalam bekerja. Bagi banyak orang, tuntutan tinggi tersebut sering kali menguras energi dan pikiran.  Namun, dengan beberapa strategi dan perubahan dalam pola pikir, kita bisa menjadi lebih tangguh dalam menghadapi tuntutan tinggi di tempat kerja. Bagaimana cara agar tetap tangguh meski dihadapkan pada tuntutan pekerjaan yang tinggi? Yuk, simak ulasannya sebagai berikut.

1. Tetapkan Prioritas Pekerjaan

Terkadang beban pekerjaan yang terlalu banyak dapat membuat seseorang tertekan dan tidak fokus menyelesaikan tugas utamanya. Akibatnya, pekerjaan pun menjadi berantakan dan tidak selesai pada waktunya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang skala prioritas pada saat dihadapkan pekerjaan dengan tututan yang tinggi. Fokuslah pada pekerjaan yang paling penting dan mendesak, lalu selesaikan tugas-tugas tersebut terlebih dahulu.

Prioritaskan tugas yang akan memberikan dampak terbesar pada tujuan atau proyek perusahaan. Gunakan teknik manajemen waktu seperti matriks Eisenhower atau metode ABC untuk mengklasifikasikan tugas berdasarkan urgensi dan kepentingan. Selesaikan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan perusahaan kepadamu dengan baik. Sebisa mungkin jangan mengerjakan hal lain sebelum target utama pekerjaan berhasil tercapai. Dengan begitu, kamu dapat fokus pada pekerjaan yang benar-benar relevan dan krusial.

2. Manajemen Waktu yang Efisien

Kemampuan untuk mengelola waktu dengan efisien adalah kunci utama dalam menghadapi tuntutan tinggi. Terapkan teknik manajemen waktu seperti membuat daftar tugas harian, mengatur batas waktu menyelesaikan tugas, dan hindari menunda-nunda pekerjaan. Selalu sisihkan waktu untuk pekerjaan yang memerlukan konsentrasi tinggi, dan hindari pemborosan waktu yang tidak perlu, seperti menghabiskan waktu berlebihan di media sosial atau dalam rapat yang kurang produktif. Selain itu, belajar untuk mengatakan "tidak" kepada tugas yang tidak relevan atau yang dapat ditangani oleh orang lain sehingga kamu dapat fokus pada pekerjaan utama.

3. Berkomunikasi dengan Baik

Kemampuan untuk berkomunikasi yang efektif dapat bermanfaat saat bekerja dengan target pencapaian yang tinggi. Pastikan untuk berdiskusi dengan rekan kerja dan atasan tentang batasan waktu, masalah, atau perubahan yang mungkin timbul dari pekerjaan atau proyek yang sedang dijalankan. Dengarkan dengan baik saran-saran dari mereka dan jangan ragu untuk meminta bantuan jika diperlukan. Komunikasi yang jujur dan terbuka membantu mencegah kesalahpahaman atau konflik yang tidak perlu dalam mencapai target pekerjaan.

Baca juga: Ini Dia 8 Tips Agar Tetap Produktif saat Kerja Hybrid

4. Jangan Terlalu Serius Sepanjang Waktu

Keseriusan dalam bekerja memang penting dalam menyelesaikan pekerjaan. Dengan bersikap serius dan terlalu fokus pada pekerjaan yang sedang dilakukan, maka dapat menghindari kesalahan-kesalahan yang mungkin dapat berakibat fatal. Namun, serius bekerja sepanjang waktu juga bukanlah jalan pintas untuk mencapai target pekerjaan. Alih-alih menjadi produktif, bisa jadi keseriusan ini membuat kita menjadi cepat lelah dan mudah tertekan.

Oleh karena itu, cobalah rileks dalam bekerja dengan tetap menjaga pikiran agar dapat fokus menyelesaikan pekerjaan. Ada kalanya kita melepas beban pikiran dengan bercanda dengan rekan kerja atau mengambil waktu sejenak untuk beristirahat. Dengan cara ini, tekanan yang dirasakan akan berkurang dan kita dapat lebih mampu untuk mencapai target dari perusahaan.

5. Kelola Stres dengan Baik

Menjalani pekerjaan dengan banyaknya tuntutan pekerjaan tentunya akan terasa melelahkan dan rentan untuk mengalami stres. Stres ini wajar untuk dirasakan karena dampak dari lingkungan kerja yang berat dan tingginya tingkat kesulitan yang harus dihadapi. Oleh karena itu, kita perlu mengembangkan strategi untuk mengelolanya. Cobalah teknik-teknik relaksasi seperti meditasi, olahraga, atau sesekali ambil cuti kerja untuk beristirahat. Pastikan kita masih memiliki waktu untuk meresapi momen-momen santai dan menjalani hobi serta menjaga hubungan baik dengan keluarga, teman, dan saudara.

6. Seimbangkan antara Pekerjaan dan Kehidupan

Konsep menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan juga kehidupan pribadi ini bisa disebut dengan istilah work-life balanceMenjaga keseimbangan ini penting untuk mendukung produktivitas dalam bekerja dan juga kebahagiaan menjalani kehidupan. Namun penerapan konsep ini tidaklah mudah, terkadang seseorang yang dihadapkan dengan tuntutan pekerjaan yang berat memiliki ketakutan sendiri saat mengambil waktu untuk beristirahat sejenak. Pikiran mereka masih terfokus pada tekanan pekerjaan sehingga tidak dapat menikmati kehidupan dengan selayaknya.

Oleh karena itu, penting untuk memisahkan waktu kapan kita dapat memikirkan pekerjaan dan menjalani kehidupan pribadi. Dengan adanya keseimbangan ini, tubuh dan pikiran dapat lebih tenang sehingga dapat menjalani keduanya dengan baik. 

Dalam dunia kerja yang penuh dengan tuntutan tinggi, menjadi tangguh adalah suatu keharusan. Dengan cara memprioritaskan tugas, mengelola waktu, berkomunikasi secara efisien, rileks bekerja, dan mengelola stres dengan baik, kita dapat memaksimalkan produktivitas kerja tanpa perlu mengorbankan keseimbangan hidup kita. Dengan menerapkan tips ini, kita akan lebih siap dan mampu menghadapi tekanan dan tuntutan pekerjaan yang ada.

Demikian pembahasan mengenai tips tangguh bekerja meski dihadapkan dengan tuntutan pekerjaan yang tinggi. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Sekian dan terima kasih.

Baca juga: Lakukan 8 Tips Ini dalam Menghadapi Konflik di Tempat Kerja


Editor: Ferina Rahma A. -

     

Komentar
ARTIKEL TERKAIT
Pencarian