- Dilanda Deadline? Simak 5 Tips Ini agar Tugasmu Selesai
- Anda Lulusan Prodi Sosiologi? Simak Peluang Kerjanya
- Tips Tidak Dikejar Deadline Bagi Mahasiswa
- 4 Rekomendasi Webcam Terbaik untuk Meeting Online
- Apa Saja Sih Tugas Seorang Mekanik Mobil?
- 4 Tugas Utama HRD Generalist
- Ketahui 5 Tugas Account Payable Staff
- 4 Tugas Talent Acquisition
- 3 Landasan Utama dalam Computational Thinking
- 5 Keuntungan Perusahaan Menerapkan ERP!
siker.id – Komputerisasi kini sudah tak bisa dielakkan.
Segala pekerjaan mayoritas telah menggunakan komputer sebagai alat pendukung kinerja.
Komputer sendiri tak bisa dilepaskan dari hal yang dinamakan sistem.
Di balik sistem tersebut, terdapat orang-orang yang bekerja untuk mendesain sistem komputer tersebut.
Profesi ini biasa disebut dengan arsitek sistem komputer.
Adapun pekerjaan dari seorang arsitek sistem komputer ini ialah mendesain dan mengembangkan solusi aplikasi untuk masalah yang kompleks, masalah pada sistem administrasi, atau masalah jaringan.
Selain itu, mereka juga melakukan rancangan sistem manajemen dan fungsi integrasi.
Kamu sendiri apakah berminat menjadi seorang arsitek sistem komputer?
Bila kamu memang berminat menjadi seorang arsitek sistem komputer, sebaiknya kamu pahami dulu beberapa hal mengenai arsitek sistem komputer di bawah ini, ya!
Baca Juga: Penasaran dengan Pekerjaan Arsitek Jaringan? Cek 3 Hal Ini!
Tugas Seorang Arsitek Komputer
Seperti dilansir dari laman rencanamu, berikut beberapa tugas seorang arsitek sistem komputer antara lain:
• Memberikan nasihat tentang biaya proyek, konsep desain, atau perubahan desain
• Mendokumentasikan spesifikasi desain, petunjuk instalasi, dan sistem informasi terkait lainnya
• Melakukan verifikasi stabilitas, interoperabilitas, portabilitas, keamanan, atau skalabilitas sistem arsitektur
• Mendesain dan mengembangkan solusi aplikasi untuk masalah yang kompleks, masalah pada sistem administrasi, atau masalah jaringan
Baca Juga: Mengenal Pekerjaan Arsitek Data
Pengetahuan Wajib Seorang Arsitek Sistem Komputer
Masih dilansir dari laman rencanamu, terdapat beberapa pengetahuan yang harus kamu kuasai bila ingin menjadi seorang arsitek sistem komputer diantaranya adalah:
1. Pengetahuan mengenai komputer & elektronik
Salah satu pengetahuan yang wajib dimiliki seorang arsitek sistem komputer adalah pengetahuan mengenai komputer dan elektronik.
Pengetahuan yang bisa dikuasai diantaranya adalah chip, papan sirkuit, prosesor, peralatan elektronik, perangkat keras dan perangkat lunak komputer, termasuk aplikasi dan pemrograman.
2. Pengetahuan tentang rekayasa & teknologi
Pengetahuan selanjutnya yang perlu kamu kuasai adalah pengetahuan tentang rekayasa dan teknologi.
Ya, ini menjadi modal penting juga untuk seorang arsitek sistem komputer.
Kamu bisa menguasai pengetahuan seperti, aplikasi praktis dalam ilmu rekayasa dan teknologi.
Hal ini termasuk pada penerapan teknik, prinsip, prosedur, dan peralatan untuk mendesain dan memproduksi berbagai barang dan jasa.
3. Pengetahuan mengenai telekomunikasi
Pengetahuan yang tak kalah penting yang harus dikuasai seorang arsitek sistem komputer ialah pengetahuan mengenai telekomunikasi.
Menjadi seorang arsitek sistem komputer harus paham mengenai telekomunikasi.
Sebab, sistem komputer pasti tak akan lepas dari hal yang berkaitan dengan bidang telekomunikasi.
Pengetahuan yang bisa dikuasai diantaranya ialah pengetahuan mengenai transmisi, penyiaran, peralihan, hingga pengoperasian sistem telekomunikasi.
Nah, itu tadi artikel mengenai tugas seorang arsitek sistem komputer yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!
Baca Juga: Begini 5 Tips Menjadi Arsitek
Editor: -
Komentar
- Dilanda Deadline? Simak 5 Tips Ini agar Tugasmu Selesai
- Anda Lulusan Prodi Sosiologi? Simak Peluang Kerjanya
- Tips Tidak Dikejar Deadline Bagi Mahasiswa
- 4 Rekomendasi Webcam Terbaik untuk Meeting Online
- Apa Saja Sih Tugas Seorang Mekanik Mobil?
- 4 Tugas Utama HRD Generalist
- Ketahui 5 Tugas Account Payable Staff
- 4 Tugas Talent Acquisition
- 3 Landasan Utama dalam Computational Thinking
- 5 Keuntungan Perusahaan Menerapkan ERP!