Ingin Jadi Seorang Pengacara? Begini Caranya!
Siker.id | 03 Nov 2022 12:02


Bagikan ke
Pengacara (siker)

siker.id – Dalam dunia pekerjaan, terdapat beberapa profesi yang berkaitan dengan bidang hukum.

Selain seorang hakim dan jaksa, pekerjaan yang terdapat pada bidang ini adalah pengacara.

Ya, kalian pasti kenal dengan profesi ini, bukan?

Dilansir dari ekrut.com, pengacara merupakan orang yang memiliki profesi dan wewenang sebagai penegak hukum.

Kedudukannya setara dengan jaksa, hakim, dan polisi.

Bersama dengan penegak hukum lainnya, pengacara adalah bagian dari criminal justice system.

Pengacara bisa menawarkan jasanya, baik di dalam maupun luar pengadilan dalam bidang hukum bagi perseorangan, lembaga, perusahaan, maupun badan hukum untuk menjadi konsultan hukum, mendampingi dan membela perkara, menjalankan kuasa, maupun bantuan lainnya dalam ranah hukum.

Nah, apakah kalian tertarik menjadi seorang pengacara? Bila iya, kalian harus pahami beberapa hal ini dulu, ya, sobat siker!

Baca Juga: 4 Peluang Profesi Lulusan Sarjana Hukum

Peran Seorang Pengacara

Dikutip dari laman ekrut.com, berikut beberapa peran dan tanggung jawab yang harus dilakukan seorang pengacara antara lain:

Bertanggung jawab pada Klien

Peran dan tanggung jawab pertama seorang pengacara adalah melakukan pekerjaan sesuai permintaan klien.

Pengacara yang sudah dikontrak klien (perorangan/lembaga/badan) harus memberikan konsultasi hukum, mewakili, mendampingi, serta membela perkara dari awal kasus, persidangan di pengadilan, hingga berakhir atau ditutupnya perkara.

Pengacara memastikan klien tersebut memperoleh hak-haknya.

Menangani Kasus Hukum

Ini tentu menjadi tugas utama seorang pengacara.

Maksudnya, pengacara berperan dalam menganalisis dan menjelaskan permasalahan hukum, menjelaskan aturan-aturan hukum serta penataannya secara sistematis, yakni melalui analisis dan identifikasi masalah secara sistematis.

Selain itu, seorang pengacara harus mampu mendefinisikan, membuat, serta menerapkan konsep hukum.

Menyusun Kontrak Perjanjian

Peran selanjutnya adalah menyusun atau membuat kontrak perjanjian.

Terdapat pengacara yang mengambil spesialisasi dalam pembuatan dan atau negosiasi untuk kontrak dagang atau bisnis perorangan atau lembaga.

Selain itu, terdapat pula pengacara yang menangani pembuatan dokumen hukum.

Sebagai contoh, surat waris, wasiat, perjanjian, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 5 Tahap Wajib Dilalui Untuk Menjadi Pengacara

Skill yang Dibutuhkan Seorang Pengacara

Bila kamu memang tertarik menjadi seorang pengacara, berikut beberapa keterampilan yang harus kalian kuasai menurut laman koinworks antara lain:

Keseimbangan Emosional

Skill ini penting untuk kamu miliki, sobat siker.

Ya, dikarenakan sifat profesi yang rentan, seorang pengacara akan dihadapkan pada banyak argumen bahkan ancaman yang akan mempengaruhi suasana hati mereka.

Tanpa adanya keseimbangan emosi, seorang pengacara hebat akan sangat sulit untuk melakukan pekerjaan mereka dengan optimal.

Untuk itu, kamu perlu menguasai ini, ya, sobat siker!

Keterampilan Persuasif

Keterampilan yang juga penting bagi seorang pengacara adalah memiliki keterampilan persuasif.

Ya, keterampilan ini akan berguna saat kamu akan menyajikan kasus dan meyakinkan pengadilan tentang posisi klien kamu.

Intinya, kuasai hal ini, ya!

Kemampuan Negosiasi

Kemampuan selanjutnya yang tak kalah penting ialah kemampuan bernegosiasi yang baik.

Pasalnya, dalam hampir semua kasus, seorang pengacara harus mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang terlibat.

Untuk itu, penting untuk memiliki keterampilan tawar-menawar yang akan memungkinkan kamu untuk mencapai kesepakatan yang baik sebelum jatuh ke prosedur yang lebih rumit.

Nah, itu tadi artikel mengenai pengacara yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!

Baca Juga: 4 Tugas Seorang Pengacara / Advokat


Reporter: Fauzan Nur Rochman
Editor: -

0     0    

Komentar