Mengenal Profesi Air Traffic Controller
Siker.id | 11 Oct 2022 11:30


Bagikan ke
Profesi Air Traffic Controller (siker)

siker.id – Di dalam dunia dirgantara atau lebih spesifiknya penerbangan, pastinya terdapat berbagai macam pekerjaan yang ada di dalamnya seperti, pilot, aircraft maintenance engineer, ground staff, aviation security, hingga Air Traffic controller atau yang biasa disingkat ATC.

Berbicara mengenai ATC, ATC merupakan pemandu lalu lintas udara yang bertugas untuk membantu pesawat sebelum lepas landas, mencari rute penerbangan, dan mengarahkan pesawat saat hendak mendarat di sebuah negara.

Pesawat yang diarahkan oleh ATC sangatlah beragam, mulai dari pesawat komersil hingga helikopter dan sejenisnya.

Selain memberikan jalur perjalanan terbaik, seorang ATC juga membantu untuk menjaga lalu lintas udara agar terhindar dari kecelakaan, maka informasi yang diberikan sangatlah penting dan krusial.

Selain bekerja melalui sinyal radio dan satelit untuk berkomunikasi, ATC juga bertugas untuk mengawasi navigasi pesawat melalui radarnya.

Baca Juga: Kenali Profesi HRBP, Profesi Penting Di Industri HR Modern

Tugas ATC

Pada umumnya, tugas seorang ATC telah dijelaskan yakni, mengatur lalu lintas udara, mengawasi laju penerbangan, memberi izin untuk lepas landas, memberi informasi penting terkait penerbangan pada pilot, dan lain sebagainya. Namun, tidak hanya di sekitar area bandara, ATC juga bertugas ketika pesawat telah mengudara.

ATC ini yang kemudian menerima pesawat yang mendekati bandaranya dan memberikan clearance untuk landing. Mereka juga perlu menangani serah terima kontrol pesawat yang sudah take off ke ATC bandara tujuan.

Dalam situasi darurat, ATC harus menjaga komunikasi dengan pilot untuk memberikan solusi penerbangannya dan melaporkan pada pihak bandara.

Mengikuti detail tugas ini, tipe dan peran ATC dapat dibagi menjadi 3, yaitu:

• Approach controller: Mayoritas berbasis di bandara daripada pusat kontrol. Tugasnya adalah menerima pesawat yang mendekati bandara dan memberikan izin untuk mendarat, termasuk mengatur antrean dan tempat pesawat yang hendak “parkir”.

• Aerodrome controller: Dikenal juga sebagai tower controller. Karena posisinya di menara, mereka dapat melihat keseluruhan lapangan terbang. Tugasnya adalah mengatur lajur pesawat, baik untuk berangkat maupun parkir serta keberangkatan dan kedatangan.

• Area controller: Berbasis di pusat kontrol penerbangan yang menangani pesawat dengan ketinggian lebih dari 5.000 kaki di atas udara. Lebih lanjut, mereka yang mengawasi posisi, level ketinggian, dan kecepatan pesawat agar lalu lintas udara absen kecelakaan.

Untuk itu, seorang ATC harus menjadi pribadi yang teliti dan komunikatif. Sebuah eror benar-benar tidak boleh terjadi karena risikonya yang terlalu tinggi. Mereka harus bisa mencarikan jalan keluar dan informasi yang tepat agar perjalanan pilot, awak pesawat, dan penumpangnya berjalan lancar.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Profesi Assistant Director

Tanggung jawab ATC

ATC ini juga memiliki tanggung jawab lain, lho. Lantas, apa saja tanggung jawab dari seorang ATC ini? Berikut diantaranya:

• Memberikan informasi dan solusi penerbangan yang tepat dan terbaru pada pilot

• Bergerak tanggap saat situasi darurat dan tidak diprediksi, seperti potensi kecelakaan dan penerbangan tidak terdaftar

• Mengatur arus pergerakan pesawat, baik di darat maupun di udara

• Mengarahkan pilot untuk berganti rute apabila diperlukan

• Memastikan pergerakan pesawat sesuai arahan

• Menjamin kemulusan take off dan landing dengan membimbing pilot

• Menjaga radio dan radar tetap tersambung dengan pesawat dan pilot

Nah, itu tadi profesi Air Traffic Controller yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!

Baca Juga: 3 Profesi Dengan Gaji Tinggi Tapi Sepi Peminat


Reporter: Fauzan Nur Rochman
Editor: -

0     0    

Komentar