Apa itu Manajer Investasi? Begini Penjelasannya!
Siker.id | 10 Oct 2022 17:17


Bagikan ke
Manajer investasi (siker)

siker.id – Pada dunia investasi, terdapat berbagai macam jenis pekerjaan yang berkaitan dengan investasi. Terdapat investor, emiten, broker, hingga manajer investasi. Berbicara mengenai manajer investasi, siapakah dia? Pernahkah kalian mendengar pekerjaan ini?

Manajer investasi merupakan sebuah entitas yang disewa jasanya oleh investor untuk mengelola dana investasi dalam sebuah portofolio reksadana.

Portofolio reksadana sendiri ialah sebuah data investasi berisi instrumen investasi, jumlah nominal investasi, serta total keuntungan dalam kurun waktu tertentu.

Setiap manajer investasi pasti akan melakukan yang terbaik agar bisa memberikan keuntungan maksimal kepada investor. Keuntungan tersebut tentu bergantung pada kemampuan dan kinerja manajer investasi itu sendiri.

Nah, apakah kamu tertarik menjadi seorang manajer investasi? Bila kamu tertarik, kamu harus pahami tugas dari seorang manajer investasi terlebih dahulu, ya!

Baca Juga: Ini Dia 5 Tips untuk Menghindari Investasi Bodong!

Mengelola Aset

Pekerjaan pertama dari seorang manajer investasi adalah mengelola aset. Ya, mengelola aset nasabah ialah tugas utama dari manajer investasi. Pihak atau perusahaan yang berperan sebagai manajer investasi akan mengumpulkan dana dari investor yang beli reksa dana online ataupun secara langsung.

Kumpulan dana itu kemudian secara kolektif dijadikan sebagai satu portofolio investasi. Dalam hal ini, manajer investasi berperan memilih instrumen dan jenis investasi apa saja yang harus ada dalam portofolio tersebut untuk dapat memperoleh keuntungan yang maksimal.

Baca Juga: 5 Alasan Penting Mengapa Perlu Investasi Emas!

Menetapkan Kebijakan antara Menjual atau Menahan Modal dalam Instrumen Investasi

Tugas selanjutnya ini juga menjadi tanggung jawab manajer investasi. Investasi adalah metode yang tidak instan. Investor baru bisa mendapatkan keuntungan setelah mengendapkan dana dalam kurun waktu tertentu.

Dalam prosesnya, terkadang sebuah reksadana kualitasnya memburuk dan menyebabkan kerugian. Tugas manajer investasi adalah memutuskan apakah menjual atau menahan modal dalam reksadana tersebut.

Melaporkan Hasil Penanaman Modal

Tugas manajer investasi selanjutnya adalah memberikan laporan hasil penanaman modal kepada seluruh investor yang menggunakan jasanya. Laporan ini diberikan setiap hari dan setiap bulan. Manajer investasi tidak boleh memberikan laporan nasabah pada orang lain karena sifatnya pribadi dan rahasia.

Nah, itu tadi artikel mengenai manajer investasi yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!

Baca Juga: Pahami 4 Risiko Investasi Saham Ini!


Reporter: Fauzan Nur Rochman
Editor: -

0     0    

Komentar