5 Tips Mengatasi Piutang yang Tidak Tertagih
Siker.id | 29 Aug 2022 16:13


Bagikan ke
Tips mengatasi piutang yang tidak tertagih (siker)
ARTIKEL TERKAIT

siker.id – Pastinya kamu pernah mendengar istilah piutang dalam dunia usaha. Apa itu piutang? Piutang atau biasanya dalam Bahasa Inggris biasanya disebut dengan account receivable adalah bentuk tagihan yang ditujukan kepada konsumen atau pelanggan.

Menurut Soemarso (2004:338), piutang merupakan kebiasaan bagi perusahaan untuk memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada para pelanggan pada waktu melakukan penjualan. Kelonggaran-kelonggaran yang diberikan biasanya dalam bentuk memperbolehkan para pelanggan tersebut membayar kemudian atas penjualan barang atau jasa yang dilakukan.

Piutang yang belum dibayarkan tentu akan berdampak pada perusahaan, untuk itu diperlukan cara agar bagaimana piutang yang ada dapat dibayarkan. Bagaimana caranya? Begini tips mengatasi piutang yang tidak tertagih di bawah ini!

Baca Juga: Pahami Ciri Badan Usaha Firma Ini!

Melakukan Follow Up

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah melakukan follow up. Dengan melakukan follow up terhadap yang belum dibayarkan kepada yang pihak yang bersangkutan, maka potensi untuk dibayarkan lebih besar.

Bisa saja pihak yang terutang lupa jika masih memiliki jumlah yang harus dibayarkan, sehingga tidak sampai menjadi piutang yang tidak tertagih.

Memberikan Denda Keterlambatan

Langkah selanjutnya adalah dengan memberikan denda. Dengan memberikan denda keterlambatan pastinya akan membuat pihak yang memiliki utang berfikir dua kali saat akan telat membayar utang.

Karena jika semakin terlambat dari waktu yang sudah ditentukan, maka utang yang harus dibayarkan pun akan semakin bertambah banyak.

Menagih Lebih Agresif

Kamu bisa melakukan cara ini apabila kamu sudah melakukan follow up secara baik-baik namun tidak ada progresnya. Pihak perusahaan bisa melakukan tindakan yang lebih agresif untuk menagih piutang yang belum lunas.

Bisa dengan melayangkan surat teguran kepada pihak yang terutang atau mengutus debt collector untuk menagih utang yang belum terbayarkan.

Baca Juga: Kenali 4 Fungsi Pasar Uang Ini!

Menerapkan Kebijakan Limit Kredit

Langkah ke empat yang bisa dilakukan adalah menerapkan kebijakan limit kredit. Apabila sebelumnya perusahaan memberikan limit kredit 30 hari untuk semua konsumennya, maka untuk mencegah piutang tidak tertagih bisa dikurangi menjadi 2 minggu atau perusahaan hanya melayani pembelian secara tunai.

Melakukan Blacklist Konsumen yang Menunggak Pembayaran

Apabila semua cara di atas telah dilakukan tetapi tidak ada kemajuan, maka lebih baik kamu melakukan blacklist kepada konsumen yang sering menunda pembayaran piutang. Dengan begitu, perusahaan tidak berurusan lagi dengan konsumen yang tidak memiliki itikad baik.

Nah, itu tadi 5 Tips Mengatasi Piutang yang Tidak Tertagih yang dapat kamu pelajari. Jangan lupa like, share, dan komen jika dirasa bermanfaat ya, sobat siker!

Baca Juga: Apa Saja Instrumen Pasar Uang? Ini Penjelasannya!


Reporter: Fauzan Nur Rochman
Editor: -

0     0    

TAG :

Komentar
ARTIKEL TERKAIT
Pencarian