5 Tips Membuat Deskripsi Diri Di CV
Siker.id | 29 Jun 2022 16:00


Bagikan ke
Ilustrasi contoh CV (freepik/siker.id)

siker.id - Dalam CV biasanya terdapat deskripsi diri yang merupakan ringkasan profil dari penulisnya untuk menggambarkan pendidikan, keterampilan, pengalaman, maupun tujuan karir seseorang. Informasi deskripsi diri di CV sesungguhnya penting karena memiliki peranan untuk menarik perhatian dari HRD.

Maka, jangan sampai asal menuliskan deskripsi diri kamu di CV, sebab HRD bisa menilai secara cepat melalui deskripsi diri apaka kamu merupakan kandidat yang cocok dengan lowongan kerja tersebut. Sebelum membuatnya, pastikan kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Baca juga : Tips Jitu Menulis Resume untuk Mahasiswa

1. Buatlah secara ringkas

Ingatlah bahwa perekrut tidak selalu memiliki banyak waktu ketika menyaring banyaknya CV kandidat yang melamar. Itu sebabnya kamu perlu membuat deskripsi diri secara singkat yang membantu perekrut mendapat cukup gambaran tentang profil kamu sebagai kandidat sebelum melihat dengan detail informasi lainnya di dalam CV tersebut. Kamu dapat membuat deskripsi singkat yang terdiri dua atau tiga frasa dalam format poin atau menulis paragraf singkat sebagai deskripsi diri.

2. Tentukan yang ingin ditonjolkan

Anggaplah bagian deskripsi diri itu sebagai rangkuman dari CV yang berisi informasi paling penting yang ingin kamu tonjolkan pada perekrut. Untuk memilih poin apa yang ingin kamu tonjolkan dalam bagian deskripsi diri itu, cobalah melihat keseluruhan isi CV dan daftar kualifikasi dari posisi yang kamu lamar.

Lalu, pilihlah keterampilan, pengalaman, pengetahuan, atau pencapaian yang menunjang dalam seleksi profil untuk posisi tersebut. Dengan begitu, saat recruiter melihat deskripsi diri, mereka mendapatkan gambaran kesesuaian antara kualifikasi yang mereka cari dengan nilai apa yang kamu tawarkan kepada mereka.

Baca juga : Apa Perbedaan CV dan Resume?

3. Identifikasi diri secara profesional

Pertimbangkan bagaimana kamu memperkenalkan diri sebagai seorang profesional dalam bagian deskripsi diri tersebut. Kamu dapat menggunakan jabatan saat ini di dalam deskripsi diri atau menggunakan kata-kata deskriptif lainnya yang menggambarkan pengalaman kerjamu.

4. Gunakan kata kunci yang berhubungan

Hal lain yang juga tidak boleh kamu sepelekan saat membuat deskripsi diri adalah menggunakan kata kunci yang relevan untuk menggambarkan dirimu sebagai kandidat yang potensial untuk posisi tersebut.

5. Jangan ragu berikan sentuhan pribadi

Hindari menggunakan banyak kata atau istilah yang terlalu umum. Sebab, ini justru membuat deskripsi diri kamu terlihat biasa saja. Cobalah untuk membuat deskripsi diri yang memiliki sentuhan pribadi agar menunjukan keunikan diri kamu sebagai seorang kandidat.

Demikian di atas tadi beberapa tips agar deskripsi diri kamu di CV terlihat lebih menarik perhatian HRD, serta jangan lupa untuk periksa penulisan kata, apakah bahasa dan penggunaan kata yang dicantumkan sudah sesuai atau belum.

Sekian artikel ini, semoga membantu. Terima kasih.

Baca juga : 3 Tips Membuat Resume Menarik HRD Perusahaan


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

TAG :

Komentar