4 Pertanyaan untuk Posisi Social Media Specialist
Siker.id | 26 Jun 2022 17:00


Bagikan ke
Pertanyaan seputar social media specialist (siker)

siker.id - Bekerja sebagai social media specialist tentu akan sangat menyenangkan. Meski pekerjaan social media specialist ini ternyata terbilang masih baru, tetapi nyatanya sangat diminati kebanyakan pelamar. Kamu harus siap bersaing jika menginginkan posisi yang satu ini. Tahap interview pasti harus kamu lalui terlebih dahulu ketika melamar pekerjaan ini. Agar sukses, kamu perlu mempelajari dulu pertanyaan-pertanyaan interview social media specialist di sini!

Baca juga: 5 Tips serta Teknik Wawancara yang Baik

Apa itu social media marketing?

Pertanyaan interview social media specialist mendasar ini pasti ditanyakan pewawancara. Model pertanyaanya mungkin beragam, bisa seberapa pemahaman kamu soal social media marketing, pandangan kamu soal social media marketing ke depan dan lain sebagainya. Kamu cukup menjawabnya dengan menjabarkan bahwa media sosial seperti Twitter, Instagram, dan lainnya. Akan tetapi, tambahkan tujuannya, yaitu untuk mempromosikan layanan atau produk agar mendapatkan traffic serta pelanggan.

Bagaimana cara menciptakan sesuatu menjadi viral?

Sesuatu yang viral di media sosial memang memberi banyak keuntungan. Pekerjaan satu ini tidak lepas dari hal tersebut. Karena itu, pertanyaan interview social media specialist seputar bagaimana sesuatu menjadi viral bertujuan agar kamu bisa memberi gambaran secara baik. Kamu bisa memberikan jawaban berupa cara dan teknis terkait algoritma media sosial bekerja. Misalnya, seperti ini: "Video viral memang acak, tetapi ada elemen yang memberi peluang lebih besar untuk viral. Saya akan fokus pada 10 sampai 20 detik pertama sehingga bisa menarik pemirsa."

Baca juga: 4 Jenis Wawancara yang Perlu Kamu Tahu

Bagaimana seharusnya perusahaan mengukur kesuksesan marketing media sosial?

Sebenarnya untuk jawaban dari pertanyaan interview social media specialist ini sangat tergantung pada perusahaan. Kamu bisa menjawab pertanyaan secara umum saja. Misalnya, dengan menjelaskan beberapa skenario seperti: "Jika tujuan pengukurannya adalah konversi, perusahaan bisa melacak unduhan konten, penjualan, pendaftaran webinar, dan sejenisnya. Variabel pengukuran tersebut berguna untuk mengambil tindakan lebih lanjut. Jika tujuannya adalah keterlibatan, pelajari berapa banyak yang berpartisipasi dalam percakapan, baik komentar, balasan, repost, atau retweet. Jika tujuan pengukuran adalah kesadaran, bisa melihat jangkauan, paparan, serta volume sebuah konten."

Media sosial apa kamu rekomendasikan untuk bisnis kami dan mengapa?

Pertanyaan interview social media specialist tersebut sebenarnya menyiratkan beberapa hal lain yang ditanyakan. Pertama tentang kandidat yang sudah melakukan penelitian, sedangkan yang kedua adalah kemampuan dalam menangani platform media sosial. Untuk menjawabnya, kamu harus memperhatikan beberapa aspek. Setiap media sosial memiliki jenis user-nya sendiri. Perhatikan dulu target audiens, demografi, gaya, serta strategi keseluruhan perusahaan, baru kemudian kamu menjawab pertanyaan tersebut.

Sekian artikel tentang daftar pertanyaan posisi social media specialist. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 3 Tips Beri Kesan Baik saat Wawancara Kerja


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar