Bingung Mau Investasi? Ini Dia 4 Cara Pilih Reksa Dana
Siker.id | 23 Jun 2022 18:00


Bagikan ke
Ilustrasi investasi (freepik/siker.id)

siker.id - Ketika sudah bekerja dan memiliki tabungan, pasti ada keinginan untuk berinvestasi. Kamu ingin berinvestasi reksa dana,namun kamu masih bingung dan belum tahu bagaimana cara memilih serta menentukan produknya. 

Tidak perlu khawatir, dibawah ini ada beberapa cara untuk memilih reksa dana.

Baca juga : 3 Investasi Diri yang Bisa Diterapkan

1. Ketahui profil risikomu

 

Pertama-tama, kamu harus tahu profil risikomu. Apakah kamu ingin ada di zona nyaman, atau berani mengambil risiko? Profil itu akan memengaruhi cocok atau tidaknya dirimu dengan suatu produk reksa dana. 

Melansir Otoritas Jasa Keuangan, berikut daftar jenis reksa dana dan tingkat risikonya, yaitu (1) reksa dana pasar uang, risiko terendah, (2) reksa dana pendapatan tetap, risiko rendah-menengah, (3) reksa dana campuran, risiko menengah, dan (4) reksa dana saham, risiko tinggi.

Perlu diingat, investasi berisiko kecil biasanya mendatangkan untung yang kecil. Sebaliknya, investasi berisiko besar berpeluang menghasilkan untung yang besar pula.

2. Sesuaikan dengan tujuan keuangan

Misalnya, kamu adalah investor dengan profil risiko tinggi. Jika begitu, tentu reksa dana saham cocok untukmu. Akan tetapi, coba lihat kembali tujuan keuanganmu. Kalau jangkanya pendek, reksa dana saham bukanlah pilihan yang tepat. Sebab, harganya naik-turun.

Baca juga : Berikut 5 Jenis Investasi Jangka Panjang

3. Evaluasi kinerja manajer investasi

 

Keuntungan reksa dana sangat bergantung kinerja Manajer Investasi (MI)-nya. Itulah mengapa, sebagai tips memilih reksa dana, coba lihat kinerja MI-nya. Kapan perusahaan MI terkait didirikan? Berapa total dana kelolaan dari semua reksa dana yang mereka miliki? Semua itu bisa masuk pertimbanganmu.

Tentu saja, tak berarti MI yang baru dan total dana kelolaannya kecil akan punya kinerja buruk. Ingat, ini hanyalah salah satu faktor yang bisa kamu pertimbangkan.

4. Pahami isi prospektus

Prospektus adalah dokumen yang berisi penjelasan rinci soal reksa dana. Beberapa informasi yang tertulis di dalamnya adalah nama produk reksa dana, nama manajer investasi, nama bank kustodian, izin, tujuan reksa dana, dan biaya transaksi.

Sebelum membeli produk investasi, pahami dulu informasi-informasi di atas, ya. Dengan cara itu, kamu bisa memilih reksa dana dengan baik.

Itulah dia beberapa cara untuk memilih reksa dana agar kamu tidak kebingungan, selain itu kamu juga harus membandingkan satu reksa dana dengan yang lainnya. Sekian artikel ini, semoga membantumu dalam proses berinvestasi. Terima kasih.

Baca juga : 5 Tips Investasi Terbaik Untuk Diri Sendiri


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

Komentar