4 Etika dalam Meminta Kenaikan Gaji Kerja
Siker.id | 16 Jun 2022 20:30


Bagikan ke
Etika meminta kenaikan gaji (siker)

siker.id - Salah satu tujuan dari seseorang dalam bekerja adalah agar memperoleh penghasilan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Rentang pendapatan yang diperoleh seseorang bisa berbeda-beda dan jelas tidak sama. Terkadang mungkin ada satu momen di mana kamu mulai merasa tidak nyaman, sebab rentang gajimu dirasa terlalu rendah dibandingkan instansi lainnya. Untuk meminta kenaikan gaji memang bisa-bisa saja, selama kamu memperhatikan beberapa hal yang berikut ini.

Baca juga: 3 Profesi Dengan Gaji Tinggi Tapi Sepi Peminat

Perhatikan kondisi perusahaan terlebih dahulu

Kamu mungkin ingin memperoleh hak yang menurutmu adil, namun kamu juga perlu memperhatikan skala perusahaan. Kondisi perusahaan adalah hal terpenting sebelum akhirnya kamu meminta kenaikan gaji. Jika dirasa perusahaan sedang dalam kondisi yang tidak baik, maka jangan sekali-kali mencoba meminta kenaikan gaji. Namun, jika ternyata perusahaan dalam kondisi stabil atau justru menanjak, maka hal tersebut boleh-boleh saja dilakukan.

Ketahui angka nominal yang ideal untuk diajukan

Terkadang banyak orang meminta kenaikan gaji tanpa memahami nominal idealnya. Kamu tentu perlu melakukan riset kecil untuk mengetahui nominal ideal untuk dapat diajukan. Jika kamu sudah memperolehnya, maka pertimbangkan kembali hal tersebut. Apabila dirasa sudah pas, maka kamu bisa langsung mengajukannya begitu saja.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Negosiasi Gaji

Persiapkan diri bila memang ditolak

Selalu ada dua kemungkinan dalam setiap hal yang dilakukan, entah itu baik atau buruk. Tidak selalu permintaan atas kenaikan gaji dikabulkan oleh atasan, bahkan kadang pula justru ditolak. Pentingnya bagimu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi situasi apabila sampai ditolak oleh atasan. Jangan sampai setelah itu justru kamu semakin menurun performa bekerjanya.

Temukan momen atau waktu yang tepat

Etika terkahir adalah dengan mencari momentum atau waktu yang tepat. Jangan sampai justru momen yang dipilih tidak tepat, sehingga hanya mengacaukan rencanamu semata. Pastikan memang situasinya sedang baik dan atasan juga dalam kondisi yang baik. Jika salah, maka hal ini hanya akan mendatangkan bumerang bagimu.

Sekian artikel tentang etika meminta kenaikan gaji. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 3 Alasan Perlu Merahasiakan Soal Gaji


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar