3 Tantangan Karir seorang Generalis
Siker.id | 10 Jun 2022 19:00


Bagikan ke
Tantangan karir generalis (siker)

siker.id - Setiap orang memiliki career path-nya masing-masing. Ada yang memilih menjadi spesialis dalam suatu bidang tertentu. Namun, ada juga yang memilih memiliki kemampuan luas pada banyak bidang atau disebut generalis. Apa pun jalan yang kamu pilih tersebut, pastilah memiliki tantangannya tersendiri. Nah, berikut akan diulas mengenai tantangan menjadi seorang generalis.

Baca juga: 3 Tips Meniti Karir Di Perusahaan Startup

Lebih mudah digantikan

Beberapa posisi membutuhkan sosok yang memiliki keahlian mendalam dalam satu bidang. Namun, untuk menjadi handal dalam bidang tertentu diperlukan waktu dan proses yang tidak sebentar juga. Hal inilah yang mengakibatkan seorang generalis lebih mudah digantikan. Keterampilan khusus yang dimiliki spesialis tidak bisa dimiliki kebanyakan orang. Sedangkan, kemampuan luas seorang generalis lebih mudah digantikan.

Tidak memahami apa keunggulan sebenarnya

Beragam identitas yang melekat pada seorang generalis muncul karena banyaknya keterampilan yang dimiliki. Kemampuannya yang mencakup berbagai bidang yang berbeda menjadikannya semakin universal. Sayangnya, hal ini justru membuat seorang generalis lebih sulit menemukan apa sebenarnya keunggulan yang dimiliki. Menjadi baik di banyak hal itu memang terkesan mustahil. Seorang generalis akan lebih sulit menunjukkan nilai dirinya pada orang lain.

Baca juga: 3 Kesalahan Penyebab Karir Jalan Ditempat

Sering dipandang sebelah mata

Sebuah kepercayaan kuno mengatakan, "Jika ingin berhasil, kita harus fokus pada satu bidang". Pernyataan tersebut memang tidak sepenuhnya salah. Namun, hal tersebut nampaknya juga tidak sepenuhnya berhasil diterapkan di zaman sekarang. Di era modern ini, tuntutan untuk cepat berubah mengikuti perkembangan zaman semakin dibutuhkan. Seorang generalis yang notabene memiliki keterampilan luas akan mampu bertahan karena lebih mudah beradaptasi.

Sekian artikel tentang tantangan seorang generalis. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 3 Etika untuk Perkembangan Karir


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar