5 Alasan Berkarir Menjadi Ahli Gizi Setelah Lulus
Siker.id | 10 Jun 2022 10:15


Bagikan ke
Seorang ahli gizi (freepik/siker.id)

siker.id - Di Indonesia, ahli atau spesialis tentang gizi sangat dibutuhkan. Ilmu gizi menjadi salah satu pilihan jurusan dan profesi favorit selain kedokteran. Tentunya, ada banyak alasan kenapa memilih menjadi ahli gizi itu sebagai pilihan karir kedepannya. 

Jika kamu tertarik dengan bidang kesehatan, ada baiknya mempertimbangkan untuk memilih prodi ahli gizi. Nah, bila masih bingung menentukan jurusan juga, kamu bisa simak alasan menarik kenapa memilih menjadi ahli gizi untuk karirmu selanjutnya sebagai berikut.

Baca juga : 3 Profesi Cocok Untuk Yang Hobi Traveling

1. Memiliki Prospek Kerja Bagus

Tidak hanya bekerja di klinik kesehatan saja, Kamu juga bisa bekerja di lembaga swadaya, sektor industri, wirausaha, badan amal, dan lain-lain.

2. Bisa Berkarir Di Perusahaan Yang Mengembangkan Makanan Atau Minuman

Saat ini, kebutuhan lulusan ilmu gizi memiliki peluang bagus di berbagai perusahaan yang mengembangkan produk makanan dan minuman.

3. Gaji Tinggi

Gaji ahli gizi sangat tinggi mencapai angka jutaan rupiah tergantung tempat bekerja, kebijakan, kinerja, dan faktor penentu yang lain.

Baca juga : 3 Alasan Harus Berteman dengan Orang Produktif

4. Bermanfaat Untuk Diri Sendiri

Tidak hanya bisa memberikan manfaat pada orang lain, ilmu gizi yang kamu dapatkan sangat bermanfaat untuk diri sendiri. Kamu bisa menentukan menu makan yang sehat, rencana diet positif dan hal-hal berkaitan dengan menu sehat harian.

5. Ingin Membuka Usaha Sendiri

Memilih masuk prodi ilmu gizi karena kamu berencana menjadi wirausaha, sah-sah saja. Kamu yang tertarik menjadi bos untuk bisnis makanan, catering, pabrik minuman, dan sektor industri pangan lain, bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat selama kuliah.

Itulah dia tadi di atas beberapa alasan ketika kamu memilih menjadi seorang ahli gizi dalam berkarir, selain itu memiliki prospek kerja yang bagus karena tidak hanya bekerja di klinik kesehatan saja, tetapi juga bisa bekerja di lembaga swadaya, sektor industri, dan lain sebagainya.

Sekian artikel ini, semoga bermanfaat. Jika ada kritik dan saran silahkan tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga : 3 Alasan Berkarir Di Dunia Marketing


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

Komentar