3 Ciri-Ciri Perusahaan Yang Tidak Sehat
Siker.id | 23 May 2022 16:30


Bagikan ke
Ilustrasi gambar (freepik/siker.id)

siker.id - Saat memasuki dunia kerja, pasti impian seseorang adalah bekerja pada perusahaan yang bonafit. Namun, tidak semua orang bisa mewujudkan impiannya. Serta, jangan sampai nantinya karir Anda terjebak di sebuah perusahaan yang terlihat bonafit, tapi nyatanya adalah perusahaan yang tidak berkembang. Perusahaan memiliki ruang lingkup usaha yang sangat luas, maka dari kondisi tidak sehatnya juga bisa dilihat dari berbagai segi.

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri perusahaan yang tidak sehat.

Baca juga : 3 Persiapan Sebelum Melamar Perusahaan Besar

1. Omzet stagnan atau bahkan menurun

Omzet adalah hasil transaksi yang diperoleh perusahaan, sebelum dikurangi dengan biaya-biaya. Pendapatan perusahaan yang stagnan bahkan menurun menunjukkan kinerja perusahaan yang menurun juga.

Jika terus terjadi dalam lebih dari satu periode keuangan, perusahaan bisa bangkrut, kecuali bila dilakukan perbaikan manajemen dan strategi penjualan. 

2. Perusahaan mendapat review jelek di mesin pencari

Di zaman digital saat ini, review bisa dilihat pada profil perusahaan di mesin pencari, seperti pada situs resmi perusahaan, aplikasi pencari kerja, blog, maupun media sosial. Tentu mendapatkan beberapa review buruk adalah hal yang biasa, mengingat perusahaan pasti tidak bisa memuaskan setiap pekerjanya.

Baca juga : 3 Tips Meniti Karir Di Perusahaan Startup

Namun jika review jelek jauh lebih banyak daripada review memuaskan, berarti perusahaan harus mengubah beberapa hal. Misalnya pelayanan terhadap pelanggan, kualitas produk, aturan kerja, jam kerja, dll. Kondisi ini menggambarkan situasi operasional perusahaan yang tidak sehat. Jika dibiarkan berlarut-larut, perusahaan akan kehilangan pelanggan dan bisa jatuh bangkrut.

3. Gaya manajemen yang buruk

Manajemen yang inkompeten dan petinggi perusahaan yang tidak berpengalaman dapat berefek negatif bagi lingkungan kerja dan budaya perusahaan. Tandanya adalah turnover karyawan yang tinggi, karyawan yang tidak bahagia dan pelanggan yang tidak puas.

Jika manajer Anda membuat bawahannya tertekan, menolak inovasi dan masukan, serta tidak peduli pada jenjang karir mereka, pertanda gaya manajemen perusahaan tersebut buruk. Sebagai karyawan, tentu Anda dituntut untuk loyal dan bekerja dengan profesional.

Demikian tadi di atas adalah beberapa ciri-ciri dari perusahaan yang tidak sehat, bagaimanapun juga kembali kepada Anda yang ingin bertahan di perusahaan tersebut atau mengundurkan diri, dilihat juga dari sisi mencari kerja sekarang ini sangatlah sulit.

Sekian artikel ini, semoga bermanfaat, Jika ada kritik dan saran silahkan ditulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga : 3 Manfaat Utama Program Magang buat Perusahaan


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

Komentar