3 Tipe Rekan Kerja yang Buruk dan Cara Mengatasinya
Siker.id | 22 May 2022 07:00


Bagikan ke
Tipe rekan kerja yang buruk (siker)

siker.id - Bekerja di perusahaan mengharuskan kamu bertemu dan bekerja sama dengan bermacam-macam tipe rekan kerja yang ada. Kita bahkan tak bisa memilih untuk bisa bekerja dengan siapa dan seperti apa rekan kerja yang diinginkan. Jika beruntung berada di lingkungan baik seperti itu, kamu akan merasa nyaman dan dapat bekerja dengan baik. Namun, ada kalanya kita harus berurusan dengan tipe rekan kerja yang bersifat buruk bahkan toxic. Berikut beberapa tipe rekan kerja yang buruk dan cara menghadapinya.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Hadapi Rekan Kerja Yang Bossy

Bossy

Ia suka main perintah seenaknya. Tentu saja ini sangat menjengkelkan. Namun, kadang-kadang ada tipe bossy yang tak menyadari kelakuan buruknya ini. Ia hanya terbiasa untuk menyuruh-nyuruh orang lain. Jika kamu menjadi sasaran si bossy ini, coba introspeksi diri. Mungkin selama ini kamu selalu diam dan menuruti perintah-perintahnya. Seharusnya kamu membuatnya sadar bahwa ia bukan atasan kamu dan bahwa kamu dan dia berada pada posisi yang setara. Sesekali saat ia menyuruhmu melakukan sesuatu, katakan kepadanya bahwa kamu sedang mengerjakan tugas dari atasan kamu.

Pembual

Ia sering menceritakan betapa hebatnya dirinya. Seringkali ia melakukan itu dengan tanpa kentara. Kadang-kadang ia bertanya tentang sesuatu kepada rekan kerja seolah ia tertarik dengan kegiatan rekan kerjanya itu. Saat dijawab, ia segera menimpali bahwa ia juga melakukan kegiatan yang sama namun tentu saja dengan ‘prestasi’ yang wah melebihi orang lain. Misalnya saja bertanya tentang liburan, sesungguhnya ia tak tertarik mendengarkan cerita liburan orang lain. Ia hanya ingin mengatakan kepada semua orang kalau liburannya adalah yang paling seru. Tentu saja disertai bumbu-bumbu berlebihan yang sebenarnya tak nyata.

Baca juga: 3 Tips Hilangkan Iri Dengan Keberhasilan Rekan Kerja

Hobi hang out

Yang satu ini senang sekali mengajak orang lain berkumpul di luar urusan pekerjaan. Ia seperti selalu punya banyak waktu. Mulai dari sering mengajak makan siang ramai-ramai keluar sampai hang out pada saat weekend. Walau kedengarannya menyenangkan, tetapi sering mengiyakan ajakannya akan membuat kamu kerepotan. Pekerjaanmu yang belum selesai bisa terbengkalai karena kelamaan berada di luar kantor. Dan jika saat weekend kamu juga mengikuti acaranya, kamu tak bisa beristirahat dan kelelahan. Katakan saja bahwa kamu punya sudah punya acara dengan keluarga pada saat weekend.

Sekian artikel tentang tipe rekan kerja yang buruk. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 3 Pantangan Berkomunikasi dengan Senior Rekan Kerja


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar