3 Faktor Pembentukan CItra Sebuah Perusahaan
Siker.id | 18 May 2022 13:15


Bagikan ke
Ilustrasi gambar (freepik/siker.id)

siker.id - Citra sangat melekat pada setiap objek, dari manusia, perusahaan maupun produk. Kotler menjelaskan bahwa citra adalah respons konsumen yang didefinisikan sebagai kepercayaan. Citra tidak bisa direkayasa, tetapi dibentuk oleh masyarakat.

Baca juga : 3 Tips Utama Membangun Relasi yang Kuat

Berikut ini ada beberapa faktor dalam pembentukan citra sebuah perasaan, yakni :

1. Identitas Fisik

Secara fisik, sebuah perusahaan dapat dilihat dari pengenal visual, audio, dan media komunikasi yang digunakan. Pengenal visual misalnya nama yang melekat, logo, gedung dan lobi sebuah kantor. Kemudian pengenal audio misalnya sebuah perusahaan memiliki jingle atau lagu yang mencerminkan corak perusahaan.

Selanjutnya pengenal media, berhubungan dengan media yang digunakan perusahaan untuk memperkenalkan citra diri. Misalnya berupa company profile, brosur, laporan tahunan. berita dan lain-lain. Beragam pengenal tersebut biaanya mencerminkan identitas, visi, misi dan sifat si pemilik.

Baca juga : 3 Tips Menyelesaikan Konflik Kerja Tim

2. Kualitas, Hasil, Mutu, Dan Pelayanan

Citra sebuah perusahaan juga dibentuk oleh hasil dan mutu produk. Artinya, sebuah produk yang dirancang, baik barang atau jasa, mencerminkan kualitas manajemen. Semakin baik sebuah hasil kerja dengan dibarengi mutu yang terjaga, citra organisasi tentu semakin baik.

Untuk menunjang hasil dan menjaga kebaikan mutu dimata konsumen, perusahaan harus memaksimalkan pelayanan. Bentuk “pelayanan bintang lima” tentunya akan sangat berkesan di mata konsumen. Memaksimalkan pelayanan juga sebagai bentuk usaha membangun citra perusahaan yang ideal.

3. Aktivitas Dan Pola Hubungan

Aktivitas dan pola hubungan dengan individu, jaringan dan sumber daya di luar organisasi mencerminkan citra perusahaan. memberikan respons jujur dan memperlihatkan tanggung jawab adalah pola dasar.

Itulah dia beberapa faktor dalam pembentukan citra sebuah perusahaan. Sekian artikel ini menjelaskan, semoga membantu. Jika ada kritik dan saran silahkan ditulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga : 3 Tips saat Kewalahan Hadapi Padatnya To-do-list


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

Komentar