3 Pantangan Berkomunikasi dengan Senior Rekan Kerja
Siker.id | 13 May 2022 14:30


Bagikan ke
Pantangan komunikasi dengan senior (siker)

siker.id - Sebagai anak baru di kantor, kamu mungkin masih kesulitan untuk mengakrabkan diri dengan senior. Hal ini wajar, kok. Hampir semua orang merasakannya saat baru pertama kali bekerja, jadi kamu tidak sendirian. Namun tak bisa dipungkiri, menjalin hubungan yang baik dengan senior sangatlah penting. Ini diperlukan untuk menciptakan koordinasi yang efisien sehingga performa tim menjadi optimal. Agar bisa mewujudkannya, perhatikan beberapa hal saat kamu berkomunikasi dengan para senior. Pastikan kamu tidak melakukan tiga pantangan berikut ini.

Baca juga: 3 Keterampilan Komunikasi yang Tepat untuk Pemimpin

Membicarakan diri sendiri saat mengobrol

Kamu memang diharapkan bersikap terbuka, tapi ini bukan berarti kamu bisa oversharing alias terus membahas diri sendiri, bahkan untuk hal yang bukan konsumsi publik. Untuk itu, pilih topik yang lebih insightful alih-alih sesuatu yang bersifat pribadi. Salah satu hal yang bisa diangkat ialah sharing mengenai pekerjaan. Ceritakan apa yang kamu dapat selama bekerja, kesulitan apa yang kamu alami, hingga solusi yang kamu tawarkan untuk mengatasi hal tersebut. Jika ditanya soal kehidupan pribadi, kamu baru boleh membahasnya.

Membicarakan keburukan rekan lain

Ini merupakan hal yang terkesan sepele, tapi cukup menunjukkan bahwa kamu tidak profesional ketika bekerja. Walau dipancing agar membuka suara mengenai keburukan rekan kerja, kamu tetap harus menahan diri untuk tidak ikut berkomentar. Sebab suatu hari, ini bisa saja menjadi bumerang bagimu. Lagi pula hal ini tak membawa keuntungan apa pun. Membicarakan keburukan orang lain merupakan cara seseorang memproyeksikan insecurity-nya dan hanya bertujuan untuk memberi makan ego sesaat.

Baca juga: 3 Cara Komunikasi yang Baik dengan Rekan Kerja

Berkata "Tidak tahu" saat ditanya

Saat bekerja, kamu sangat mungkin mendapat pertanyaan mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan pekerjaanmu. Meskipun kamu tak mengetahui apa jawabannya, hindari berkata "Tidak tahu". Sebagai gantinya, jawablah seperti ini, "Saya tidak yakin tapi saya akan coba mencari tahu terlebih dahulu." Sikap ini menunjukkan bahwa kamu dapat diandalkan dan berfokus pada solusi. Dengan demikian, tingkat kepercayaan mereka kepadamu meningkat dan kamu berpeluang mendapat penilaian yang baik saat performance review.

Sekian artikel tentang pantangan saat berkomunikasi dengan senior rekan kerja. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 3 Tips Cara Meningkatkan Komunikasi Verbal


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar