5 Tips Untuk Menjadi Youtuber Pemula
Siker.id | 10 May 2022 15:00


Bagikan ke
Ilustrasi youtube (freepik/siker.id)

siker.id - Youtube, siapa sih yang tidak tahu dengan salah satu media sosial ini? Youtube merupakan media sosial untuk berbagi juga menemukan berbagai video. Youtube menyediakan berbagai konten yang kita butuhkan, dari yang informatif, edukatif, hingga yang menghibur juga ada.

Sudah jadi rahasia umum kalau membuat konten di YouTube memang bisa menghasilkan uang. Karena itu, ada banyak orang yang mulai belajar menjadi YouTuber.

Nah, dibawah ini ada beberapa cara untuk kamu yang ingin menjadi Youtuber pemula. Yuk, di simak.

Baca juga : 3 Cara Mulai Bisnis meski Masih Bekerja

1. Atur tujuan yang ingin dicapai

Menjadi YouTuber, tentu ada tujuan yang ingin dicapai. Contohnya, mau punya banyak subscriber, punya banyak viewers, bisa monetisasi konten, dan lainnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, bisa dimulai dengan mengatur target yang realistis.

Dengan menyusun target yang terukur ini, kamu bisa jadi lebih semangat untuk bikin konten dan mempromosikannya, karena ada ‘sesuatu’ yang ingin dicapai. Kalau targetnya nggak kesampaian juga bisa jadi bahan evaluasi. Mungkin ada yang kurang dari strategi promosinya, kontennya, penyampaian pesannya, atau aspek lainnya.

2. Membuat perencanaan ide konten

Selanjutnya adalah membuat perencanaan ide konten apa saja yang akan dibuat. Untuk membantu proses perencanaan konten, kamu bisa melakukannya dengan:

  • Mengenali target audiens

Dengan tahu persona audiens, bisa mempermudah proses penentuan konten, cara menyampaikan, konsep, strategi promosi, dan lainnya.

  • Lihat kompetitor

Kamu bisa melihat kompetitor dengan niche serupa untuk mencari ide lalu terapkan prinsip ATM alias Amati, Tiru, dan Modifikasi. Meniru di sini maksudnya bukan plagiat, ya. Tapi membuat konten yang topiknya mungkin sama, tapi sudut pandang yang beda, dengan kualitas yang lebih baik, dengan konsep yang beda, dan modifikasi lainnya yang membuat konten tersebut menjadi sesuatu yang baru.

  • Riset kata kunci

Mencari ide juga bisa dilakukan dengan riset kata kunci atau melihat topik yang lagi banyak dicari. Kamu bisa pakai beberapa tools buat riset kata kunci seperti Google Trend, Ubersuggest, Semrush, dan lainnya.

Baca juga : 3 Tips Melakukan Perjalanan Bisnis yang Efisien

3. Membuat channel YouTube

Langkah selanjutnya untuk menjadi YouTuber adalah membuat channel YouTube. Cara membuat akun dan channel YouTube nggak susah, kok.

Kamu bisa menggunakan nama channel yang unik kayak Nihongo Mantappu, atau nama pribadi juga boleh. Jangan lupa untuk melengkapi semua section yang perlu diisi di YouTube. Seperti, foto profil, gambar banner, deskripsi, info kontak, dan lainnya.

4. Menyiapkan alat-alat untuk membuat konten

Untuk bikin video YouTube, kamu pasti perlu beberapa alat. Tidak harus langsung berinvestasi di alat-alat yang mahal atau profesional banget di awal. Kamu bisa mulai dengan memanfaatkan alat yang ada misalnya, kamera HP, menggunakan ring light untuk pencahayaan, dan microphone.

Selain itu, jangan lupa untuk mengatur tempat syutingnya. Pastikan tempatnya rapi biar penonton nggak salah fokus, cukup cahaya, dan nggak berisik biar nggak terlalu banyak noise di videonya.

5. Bangun engagement dengan audiens

Tidak beda jauh dengan media sosial lainnya, engagement dengan audiens di YouTube juga perlu dijaga. Beberapa caranya seperti konsisten upload video, berinteraksi lewat kolom komentar, pertimbangkan untuk membuat video yang banyak direquest audiens, live streaming, premiere, dan lainnya.

Bagaimana? Menarik bukan menjadi seorang Youtuber? Selain mendapatkan ketenaran dan menjadi panutan viewer serta subscriber dari konten yang kamu upload sangat bermanfaat dan juga menarik, kamu juga bisa mendapatkan penghasilan lho. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian para pemula yang sedang membangun chanel Youtube. 

Sekian artikel ini menjelaskan, jika ada kritik dan saran silahkan ditulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga : 7 Cara Memulai Bisnis Startup Untuk Para Pemula


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

Komentar