icon Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp
3 Sikap Gaslighting di Tempat Kerja
Siker.id | 20 Apr 2022 11:30


Bagikan ke
Sikap gaslighting (siker)

siker.id - Bicara tentang gaslighting umumnya tidak jauh dari persoalan asmara. Ternyata, perilaku gaslighting bisa juga terjadi di tempat kerja. Gaslighting di tempat kerja merupakan bentuk perilaku manipulatif yang bisa membuatmu meragukan diri sendiri. Perilaku ini umumnya dilakukan oleh atasan, rekan kerja, maupun klien. Perilaku gaslighting terkadang begitu samar sehingga tak disadari korban. Untuk itulah sebaiknya kenali apa saja perilaku gaslighting yang umum dilakukan di tempat kerja. Berikut penjelasannya!

Baca juga: 3 Batasan Tidak Dianggap Caper di Tempat Kerja

Sering digosipkan oleh rekan kerja

Gosip juga kerap dijadikan senjata pelaku gaslighting untuk merusak reputasimu. Hal ini umumnya dilakukan oleh rekan kerja yang iri. Di belakangmu ia akan berbicara yang bukan-bukan sampai-sampai kamu dipandang buruk oleh rekan kerja lain. Bila mendengar rumor buruk mengenai dirimu pastikan cari sumbernya. Setelah itu, jangan tinggal diam. Kamu berhak untuk mengonfrontasinya agar rekan kerja yang lain jadi tahu kalau dia pembohong.

Berbohong dan mempertanyakan kewarasan diri sendiri

Bentuk selanjutnya dari perilaku gaslighting di lingkungan kerja adalah dengan berbohong. Misalnya, atasan berjanji akan memberimu bonus bila berhasil menyelesaikan proyek tertentu. Siapa yang gak semangat, sih, bila diimingi-imingi bonus? Setelah proyek selesai sesuai dengan hasil memuaskan karena kamu benar-benar bekerja keras meraih itu, bonus yang sudah diharapkan tak kunjung datang. Saat bertanya ke atasan, dia gak mengaku kalau sudah menjanjikan hal tersebut dan malah menuduhmu mengada-ada. Kamu jadi meragukan diri sendiri apakah dulu memang berhalusinasi. Padahal, atasanmu saja yang berbohong.

Baca juga: 3 Cara Membangun Sikap Empati di Tempat Kerja

Gak diikutsertakan dalam rapat

Memang gak semua anggota tim bisa diikutkan dalam rapat. Biasanya hanya yang berkaitan dengan pekerjaan bisa ikut meeting. Namun, kalau kamu sering gak diikutsertakan dalam rapat padahal sudah jelas hal itu berkaitan dengan tugas yang mesti diselesaikan, maka hal tersebut bisa jadi sinyal kalau kamu sedang di-gaslighting. Perhatikan siapa yang menjadi tanggung jawab rapat tersebut. Kalau terus-menerus orang yang sama, berarti dia pelakunya.

Sekian artikel tentang sikap gaslighting di tempat kerja. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 3 Cara Hadapi sebuah Kritikan di Tempat Kerja


Reporter: Theo Adi
Editor: -

     

Komentar