3 Alasan Turnover Diperusahaan Masih Tinggi
Siker.id | 14 Apr 2022 22:00


Bagikan ke
Alasan turnover masih tinggi (siker)

siker.id - Tingkat turnover karyawan yang saat inimasih terlalu tinggi merupakan masalah, baik untuk tim HR maupun bagi perusahaan itu sendiri. Ada banyak alasan mengapa hal tersebut bisa jadi hal yang merugikan. Misalnya, bila karyawan tersebut dari suatu perusahaan banyak mengundurkan diri, maka perusahaan tersebut perlu melakukan proses rekrutmen yang berulang kembali untuk mendapatkan karyawan yang baru. Hal tersebut tentu saja bisa sangat membuang-buang waktu dan biaya. Selain itu juga ada efek negatif yang harus perusahaan tanggung, mulai dari menurunnya produktivitas kerja hingga citra buruk perusahaan. Berikut beberapa alasan tingginya turnover di perusahaan.

Baca juga: Awas ! Kenali Penyebab Turnover Karyawan

Karyawan mendapatkan tawaran gaji yang lebih tinggi

Beberapa karyawan akan meninggalkan pekerjaannya jika mereka mendapatkan tawaran pekerjaan lain dengan gaji yang lebih tinggi. Jadi, jika ada banyak karyawan di perusahaan Anda yang mengundurkan diri, cobalah Anda segera mengecek berapa gaji yang diberikan. Bandingkan dengan kualitas dan pengalaman kerja yang karyawan miliki. Lalu, lihatlah bagaimana perusahaan lain membayar gaji karyawan dengan kapasitas tersebut. Memiliki indikator penilaian kinerja yang tepat akan menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini.

Karyawan tidak menyukai perilaku atasan

Perilaku atasan yang tidak menyenangkan bisa menjadi salah satu alasan mengapa seorang karyawan ingin pindah kerja. Perilaku atasan yang baik, sangat penting karena dapat mempengaruhi kepuasan para karyawan. Atasan yang baik seharusnya mau memberikan apresiasi dan pujian yang tulus atas kinerja setiap karyawannya. Selain itu, atasan yang baik juga harus mampu menjadi pendengar yang baik, mau mengakui kesalahan, melihat dari sudut pandang yang berbeda, dan menghargai kontribusi setiap karyawannya.

Baca juga: Berikut Alasan Karyawan Resign Sebelum 90 Hari Kerja

Budaya perusahaan yang tidak sehat

Budaya kerja di perusahaan sangat berkaitan erat dengan kebahagiaan karyawan. Jika karyawan menyukai budaya perusahaan, maka mereka akan lebih produktif dan setia pada perusahaan. Sebaliknya, jika karyawan tidak menyukai budaya perusahaan, maka karyawan akan lebih mudah untuk mengundurkan diri. Oleh karena itu, menciptakan budaya kerja yang baik dan sehat tentu saja menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh setiap perusahaan. Lakukanlah perubahan yang nyata terhadap budaya perusahaan yang buruk, hingga karyawan mengetahui betapa perusahaan ingin berubah menjadi lebih baik.

Sekian artikel tentang alasan turnover diperusahaan masih tinggi. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 5 Alasan Resign yang Bisa Diterima


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar