4 Alasan Pentingnya Menjaga Motivasi Karyawan
Siker.id | 06 Apr 2022 16:30


Bagikan ke
Alasan pentingnya menjaga motivasi kerja karyawan (siker)

siker.id - Bayangkan Anda memiliki karyawan dengan motivasi kerja yang sangat rendah. Mereka mungkin saat ini bekerja secara lambat, menghindari tugas, dan menghabiskan lebih banyak waktu kerja dengan membuka ponsel mereka. Hal ini tentu menjadi salah satu contoh sumber daya manusia yang tidak bisa memberikan dampak positif bagi perusahaan. Selain itu, karyawan dengan tingkat motivasi kerja yang sangat rendah juga akan membawa dampak buruk bagi kinerja karyawan secara keseluruhan karena proses penyelesaian tugas sesuai deadline menjadi terhambat. Lalu apa saja keuntungan memiliki karyawan dengan motivasi kerja yang tinggi? Berikut ulasannya!

Baca juga: 4 Dampak Overthinking Bagi Karyawan

Retensi karyawan yang baik

Retensi karyawan adalah suatu kondisi di mana karyawan lebih memilih untuk bertahan di perusahaan tempat mereka bekerja saat ini daripada harus mencari prospek pekerjaan di tempat yang lain. Hal ini akan menghemat biaya yang perlu dikeluarkan untuk proses rekrutmen dan seleksi karyawan baru.

Tingkat ketidakhadiran yang lebih rendah

Tingkat ketidakhadiran karyawan juga kemungkinan besar akan menjadi lebih rendah ketika mereka memiliki motivasi kerja yang tinggi. Melihat berbagai dampak positif di atas, penting bagi perusahaan untuk selalu menjaga motivasi kerja karyawannya.

Baca juga: Tips Memilih Kampus Kelas Karyawan

Hubungan yang lebih baik antara manajemen dan karyawan

Karyawan yang termotivasi umumnya juga akan memiliki employee engagement yang baik sehingga perselisihan dapat dihindari.

Kinerja yang lebih baik

Karyawan yang termotivasi umumnya akan bekerja lebih keras, datang tepat waktu, dan fokus pada tugas sehari-hari mereka. Pada saat dilakukan penilaian kinerja karyawan, umumnya mereka juga dapat memberikan hasil yang positif.

Sekian artikel tentang pentingnya menjaga motivasi karyawan. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Faktanya Karyawan Usia Produktif Tidak Bahagia Lembur


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar