3 Kebiasaan yang Membuat Jadwal Kerja Berantakan
Siker.id | 05 Apr 2022 17:00


Bagikan ke
Kebiasaan yang membuat jadwal kerja berantakan. (siker)

siker.id - Sebagai pekerja, mengalami hal seperti selesai satu pekerjaan tiba-tiba datang kembali pekerjaan lainnya adalah hal wajar dan sering terjadi. Bahkan saat pekerjaan belum selesai pun, bisa datang lagi pekerjaan tambahan lainnya dari pimpinan. Hal itu terjadi karena tekanan dalam dunia kerja itu selalu ada. Kemampuan, kualitas kerja, hingga ketahanan kamu dalam mengerjakannya sedang dalam ujian, apakah kamu bisa melaluinya atau tidak.

Mungkin kamu berpikir bahwa semua pekerjaan itu tidak ada habisnya, padahal kesalahan yang terjadi sebenarnya ada pada dirimu yang tidak bisa mengikuti jadwal kerja yang sudah kamu buat sebelumnya. Hal itu terjadi karena kamu tidak bisa mengatasi gangguan dari luar dan dari dalam. Nah, gangguan dari dalam diri adalah kebiasaan-kebiasaan yang tanpa kamu sadari membuat jadwal kerjamu menjadi berantakan. Apa saja kebiasaan itu? Berikut ulasannya!

Baca juga: 3 Alasan Berhenti Bersikap Tidak Enak pada Rekan Kerja

Sedikit-sedikit selalu memeriksa email

Atasanmu memang mengatakan untuk secara berkala mengecek email karena takut ada pekerjaan atau informasi penting yang dikirimkan via soft copy dari email. Walau seperti itu, bukan berarti sedikit-sedikit langsung mengecek email. Jangan terlalu berlebihan dalam mengeceknya, karena itu juga bisa menghabiskan waktumu.

Sebaiknya kamu bisa menyiasatinya dengan cara fokus dulu pada pekerjaan pentingmu, saat sudah selesai, kamu baru bisa mengecek email. Hal itu dilakukan agar fokusmu juga tidak terganggu jika saat mengerjakan pekerjaan penting, kamu pending untuk mengecek email.

Selalu membantu orang lain dan sungkan mengatakan tidak

Kamu tipe orang yang selalu bersedia membantu orang lain ketika ia meminta tolong. Namun sayangnya kamu selalu memprioritaskan mereka dibanding pekerjaanmu sendiri. Tidak ada yang salah saat kamu menolong rekan kerja lainnya, tapi lihatlah terlebih dahulu pekerjaanmu, apakah sudah selesai atau belum. Kamu bisa membantunya saat pekerjaanmu sudah selesai.

Namun jika belum, maka tolaklah dan berani mengatakan tidak saat mereka meminta bantuanmu. Apalagi jika membantu mereka bisa menyita banyak waktu kerjamu, maka pekerjaanmu tentu menjadi terbengkalai.

Baca juga: 3 Rekomendasi Aplikasi Kerja Terbaik Untuk Para Jobseeker

Tergoda ikut bergosip saat bekerja

Terkadang saat bekerja, ada teman kerjamu yang mengajak ngobrol. Atau ia sedang berbicara dengan rekan kerja lainnya dan kamu tergoda ikut mengobrol dengan mereka. Sampai akhirnya tidak terasa kamu jadi bergosip dengan mereka pada saat jam kerja dan pekerjaan menjadi tertunda karena asyik terlibat pembicaraan dengan mereka.

Bergosip saat jam kerja sebaiknya kamu hindari. Karena bergosip merupakan kebiasaan buruk yang dapat memberikan dampak negatif padamu. Yaitu kamu menjadi menunda pekerjaan, tidak fokus bekerja hingga menurunkan produktifitasmu dalam menyelesaikan pekerjaan.

Sekian artikel tentang kebiasaan yang membuat jadwal kerja berantakan. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 3 Dampak Buruk Perfeksionis di Dunia Kerja


Reporter: Theo Adi
Editor: -

0     0    

Komentar