7 Cara Menghilangkan Rasa Ngantuk Saat Bekerja
Siker.id | 01 Apr 2022 16:08


Bagikan ke
Ilustrasi tertidur saat sedang bekerja (siker.id/freepik)

siker.id - Semakin dewasa ada satu kemewahan yang nilainya baru terasa, yaitu tidur siang. Bisa diperhatikan pada rekan kerja di kantor, setelah selesai makan siang biasanya menjadi waktu rawan ngantuk, serta mata menjadi sedikit berair karena sering menguap. Pada umumnya, kopi menjadi pilihan pertama para pekerja yang merasakan ngantuk. Namun banyak langkah yang kita bisa lakukan dengan beberapa cara untuk menghilangkan rasa ngantuk di bawah ini untuk melawannya.

Baca juga : 3 Cara Menghindari Kerja Lembur di Kantor

1. Minum kopi

Kafein didalam kopi dapat meningkatkan energi untuk tubuh yang sedang merasa ngantuk atau lelah, karena mempunyai sifat sebagai stimulan, minuman ini bisa meningkatkan aktivitas di otak serta sistem saraf pusat. Namun perlu diingat, bahwa jangan berlebihan dalam mengonsumsi kafein. Sehingga, jangan merasa heran apabila setelah minum kopi, banyak yang akan merasa fokus serta kemampuan berpikirnya meningkat.

2. Membuat ruang kerja tetap terang

Bukalah penutup jendela kantor dan biarkan sinar matahari masuk ke ruangan apabila memungkinkan. Sinar matahari akan menambah energi serta meningkatkan fokus kita.

3. Mendengarkan musik

Hal lainnya yang dapat membuat rasa kantuk melanda adalah ketika suasana ruang kerja terasa sunyi. Sehingga, cara mengusir rasa ngantuk yang efektif adalah dengan mendengarkan musik dan memiliki tempo yang cepat. Musik tersebut dapat “membangunkan” otak kita.

4. Sesekali mengobrol dengan teman

Mengobrol dengan teman sekantor juga dapat menjadi salah satu cara yang menyenangkan untuk menghilangkan rasa ngantuk. Jika ada keperluan, kamu dapat berjalan ke meja rekan kerja, dibandingkan hanya mengirim email atau bertukar pesan lewat chat.

Baca juga : 3 Tips Menghadapi Lingkungan Kerja yang Toxic

5. Tidur siang sebentar saat jam istirahat

Cukup dengan tidur saat istirahat siang selama 15-30 menit, kita sudah bisa kembali segar, karena tidur siang tidak harus selama 3 atau 4 jam. Aktivitas tidur kilat seperti ini, dinamakan dengan power nap dan memang sudah terbukti bisa kembali mengisi tenaga.

6. Tidak duduk terlalu lama

Untuk menghindari rasa kantuk, kita disarankan untuk sesekali berdiri dari kursi dan berjalan ke tempat lain agar darah bisa mengalir dengan baik. Setelah melakukan hal tersebut, dijamin tubuh akan terasa lebih segar dan rasa kantuk juga berkurang. Duduk terlalu lama di satu tempat dan dalam posisi yang sama akan membuat kita merasa mengantuk, padahal ini yang setiap hari dilakukan oleh para pekerja kantoran. 

7. Minum air putih dan tidak menyantap makan siang yang terlalu berat

Makan terlalu banyak dan berat saat makan siang juga dapat membuat mengantuk. Jadi, disarankan saat makan siang, lebih baik pilih asupan yang lebih ringan yang mengandung banyak sayur dan buah-buahan. Supaya tidak merasa ngantuk, kita perlu mencukupi kebutuhan cairan juga. Sebab, dehidrasi dapat membuat otak kehilangan fokusnya dan membuat rasa ngantuk muncul. Minum air putih yang banyak juga akan menimbulkan keinginan buang air kecil, sehingga kita mau tidak mau bangkit dari kursi dan berjalan ke kamar kecil. Dengan cara demikian, kantuk pun akan hilang.

Selain cara menghilangkan rasa ngantuk di atas, kita juga bisa dengan melakukan perubahan gaya hidup, agar tubuh terasa lebih segar sepanjang waktu. Berikut ini adalah cara yang bisa dilakukan supaya tidak terlalu sering merasa ngantuk saat di kantor.

- Tidur yang cukup

- Menjauhkan hal-hal yang bisa mendistraksi tidur kita dari kasur

- Tidur lebih awal

- Makan secara teratur

- Rutin berolahraga

- Tidak tidur kecuali jika sudah benar-benar mengantuk

Melakukan cara untuk menghilangkan rasa ngantuk seperti diatas memang efektif untuk jangka pendek. Namun, alangkah lebih baiknya apabila kita juga bisa melakukan langkah yang tepat untuk waktu jangka panjangnya. Jika sudah mencoba berbagai cara tapi tidak ada yang membuahkan hasil, Anda disarankan untuk mengonsultasikan hal tersebut ke dokter.

Baca juga : 3 Tips agar Freelance Tidak Mengganggu Kerja Utama


Editor: Maya Indra Purnamasari -

0     0    

Komentar