Berikut Tips Menjadi Perawat Anestesi
Siker.id | 22 Feb 2022 18:05


Bagikan ke
Menjadi perawat anestesi. (siker)

siker.id - Perawat anestesi memiliki beberapa tanggung jawab seperti memberikan anestesi, memantau kondisi vital pasien, dan memerhatikan proses pemulihan pasien setelah operasi. Perawat anestesi bisa bekerja membantu dokter, dokter gigi, dokter anestesi, dan praktisi medis profesional lainnya. Artikel ini akan membantu Anda mempelajari cara menjadi perawat anestesi yang terdaftar dan tersertifikasi.

Berikut tips menjadi perawat anestesi:

Baca juga: Berikut Jenjang Karir dan Tugas HR Generalist

Diharuskan lulus jenjang SMA

Berikan perhatian khusus pada mata pelajaran sains seperti Biologi, Fisiologi dan Kimia karena kemampuan Anda dalam mata pelajaran tersebut akan membantu Anda menentukan apakah bidang medis merupakan bidang yang cocok untuk Anda.

Ikuti tes masuk perguruan tinggi, yang merupakan tes standar dalam penerimaan mahasiswa baru, dan ikuti tes pada lebih dari 1 universitas untuk meningkatkan kemungkinan Anda diterima.

Ambillah gelar sarjana ilmu keperawatan

Pada beberapa program yang berbeda, kursus pada umumnya mencakup mata pelajaran biologi, teori keperawatan dan fisiologi.

Meskipun perawat terdaftar tidak memerlukan gelar sarjana, namun pada perawat anestesi berbeda, gelar sarjana dibutuhkan karena untuk menjadi seorang perawat anestesi Anda harus menyelesaikan program pascasarjana.

Menjadi perawat yang terdaftar

Untuk menjadi seorang perawat terdaftar Anda harus mengikuti Ujian Lisensi Dewan Nasional untuk Perawat Terdaftar dan memenuhi beberapa syarat tambahan dari negara. Anda harus menjadi perawat terdaftar di daerah yang akan menjadi tempat praktek Anda.

Beberapa daerah mewajibkan Anda untuk melampirkan Surat Berkelakuan Baik dari kepolisian (pengecekan latar belakang tindak kejahatan) dan transkrip nilai kuliah untuk mengikuti Ujian Lisensi Nasional.

Baca juga: Tips Perencanaan Karir yang Cocok Untuk Anda

Dapatkan pengalaman bekerja minimal selama 1 tahun

Hal ini termasuk bekerja sebagai perawat ICU (Intensive Care Unit), IGD (Instalasi Gawat Darurat), atau fasilitas perawatan akut lainnya di rumah sakit.

Menyelesaikan program pascasarjana terakreditasi perawat anestesi

Program ini biasanya berjalan selama 2 atau 3 tahun dan Anda akan mendapatkan gelar Magister Sains di bidang Keperawatan Anestesi atau gelar Magister Sains lainnya yang masih berhubungan dengan bidang ini. Program perawat anestesi merupakan kombinasi kelas teori dan praktek yang mengutamakan dan memfokuskan pada mata pelajaran anatomi, kimia, fisiologi dan farmakologi. Anda akan mempelajari beberapa keahlian yang dibutuhkan untuk melakukan anestesi dalam beberapa jenis operasi yang berbeda. Beberapa hal yang Anda butuhkan untuk mengikuti program pascasarjana keperawatan anestesi adalah mempunyai gelar sarjana, lisensi keperawatan dan bukti bahwa Anda telah menyelesaikan kerja praktek 1 tahun di bidang perawatan akut.

Sekian artikel tentang tips menjadi perawat anestesi. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 4 Tips Memulai Karir di Usia 20 Tahun


Reporter: Azzachra Rara
Editor: -

0     0    

Komentar