3 Akibat Suka Menjegal Karir Teman
Siker.id | 19 Feb 2022 19:00


Bagikan ke
Akibat suka menjegal karir teman. (siker)

siker.id - Selalu ada dua cara untuk manusia mendapatkan keinginannya, yaitu cara baik atau cara buruk. Cara baik memang minim risiko. Namun, prosesnya biasanya lebih lama sehingga tak semua orang sabar melakukannya.

Sementara itu, cara buruk sering kali lebih cepat 'berhasil' dan tak membutuhkan keahlian khusus kecuali sifat licik. Di dunia kerja, cara buruk yang kerap dilakukan orang ialah menjegal karier teman.

Entah alasannya sebatas tidak suka pada teman atau ia berusaha memenangkan kompetisi, cara ini tidaklah patut untuk ditiru. Jangan pernah kamu tergoda untuk melakukannya karena akibatnya bisa fatal, yaitu:

Baca juga: 4 Tips Memulai Karir di Usia 20 Tahun

Stres berat saat karier teman tetap memelesat

Manusia boleh berencana apa saja. Namun selalu Tuhan yang menentukan. Termasuk dalam strateginya menjegal karier teman. Walaupun dia telah berusaha menyusun strategi terbaik, karier temannya boleh jadi tak terpengaruh.

Atau sempat terhambat sebentar, tetapi kemudian justru bergerak cepat menuju puncak. Ketika hal ini terjadi, orang yang bermaksud menjegal kariernya tentu terpuruk. Apalagi jika temannya malah menjadi atasannya. Karma banget nih.

Akhirnya tak akan mendapatkan simpati dari atasan

Keberhasilannya dalam mendapatkan simpati atasan tak mungkin bertahan untuk selamanya. Bagaimanapun, seorang atasan punya jam terbang lebih tinggi. Meski tak selalu ada di kantor, ia pasti mampu mencium aroma persaingan yang tidak sehat di antara anak buahnya.

Saat petunjuk mengarah padanya sebagai biang dari persaingan tidak sehat itu, atasan akan bertindak tegas demi menjaga iklim kerja kembali kondusif. Dia pasti akan berpihak pada anak buah yang jujur, berkompeten, tetapi tertindas.

Baca juga: Tips Rebranding bila Ingin Mengubah Karir

Dicibir teman karena dianggap tak berkompeten

Jangankan atasan yang telah mencium aroma persaingan tidak sehat seperti dalam poin 4. Teman-temannya saja bakal seketika memberinya cap 'orang dengan kompetensi rendah'. Alasannya, orang dengan kompetensi tinggi dalam pekerjaan tak akan tertarik menjegal karier teman.

Tanpa cara jahat seperti itu saja, karier orang yang berkompeten dengan mudahnya akan naik. Sebaliknya, orang yang memang tak berkompeten selalu merasa perlu melakukan usaha ekstra demi keinginannya tercapai.

Sekian artikel tentang akibat menjegal karir teman. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Bila ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut Tips Menentukan Gaji atau Jabatan dalam Karir


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar