Beberapa Industri yang Bertahan Setelah Pandemi
Siker.id | 12 Feb 2022 16:00


Bagikan ke
Industri yang bertahan setelah pandemi. (siker)

siker.id - Pandemi COVID-19 telah mengubah banyak hal dalam segala aspek kehidupan. Salah satu aspek yang terdampak yakni industri kerja. Terbatasnya interaksi antarmanusia menyebabkan lumpuhnya mayoritas kegiatan ekonomi. Banyak industri pekerjaan yang mengalami penurunan profit karena hal tersebut.

Akibatnya, banyak sekali kesempatan pekerjaan yang terpaksa ditutup dan banyak karyawan yang di-PHK karena keterbatasan pembiayaan perusahaan.

Saat ini, setelah kondisi membaik dan perekonomian kembali pulih, para tenaga kerja memiliki prioritas kerja yang bergeser. Di saat yang sama, hasil laporan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam hal stabilitas keuangan perusahaan dan kompensasi finansial. Kedua prioritas ini dapat dicapai oleh perusahan-perusahaan yang berada di industri-industri yang minim terdampak pandemi.

Setelah pandemi, terdapat industri yang memiliki ketahanan yang baik. Hal ini dapat diketahui bahwa terdapat beberapa sektor yang memiliki waktu kerja lebih banyak. Berikut industry tersebut:

Baca juga: Berikut 4 Jenis Industri Kreatif di Indonesia

Industri Informasi dan Teknologi

Digitalisasi saat ini merupakan cara hidup baru yang memungkinkan segala hal di dunia untuk ada. Dimulai dari metode pembayaran cashless yang kini lebih diminati karena kemudahannya, hingga pembuatan aplikasi sebagai produk, dan pembuatan website untuk memasarkan eksistensi perusahaan. Selain itu, teknologi telekomunikasi merupakan aspek yang sangat penting untuk perkembangan daerah dan negara demi penyebaran informasi yang merata. Berdasarkan laporan Mengupas Talent Global, industri IT merupakan industri yang memiliki dampak minim pandemi dalam hal finansial. Hal ini menjadikannya industri dengan ketahanan yang baik.

Industri Jasa Keuangan

Sektor finansial atau yang biasa kita kenal dengan penyedia jasa keuangan akan terus eksis untuk mengembangkan perekonomian dan memberikan keamanan dan menyediakan akses finansial. Sektor finansial tidak begitu terdampak pandemi dan dapat berfungsi sebagai salah satu cara untuk memulihkan ekonomi nasional pascapandemi. Di tahun 2020, negara melalui OJK bertanggungjawab untuk menguatkan sektor ini sehingga ketahanannya akan terus terjaga. Selain itu, peran sektor dalam mendorong perekonomian negara menjadikan salah satu industri yang memiliki prospek menjanjikan.

Baca juga: Beberapa Makna Associate di Berbagai Bidang Industri

Industri Kesehatan dan Farmasi

Pandemi COVID-19 meningkatkan kesadaran kita terhadap pentingnya peran sektor kesehatan dan farmasi dalam kehidupan. Kebutuhan akan vitamin, literasi kesehatan, alat-alat kesehatan, hingga penelitian semakin meningkat semenjak pandemi untuk kepentingan darurat COVID-19. Selain itu juga, industri kesehatan dan farmasi merupakan industri prioritas nasional yang termasuk ke dalam program Making Indonesia 4.0. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan, terdapat hingga 408 industri obat-obatan di Indonesia. Industri produksi alat-alat kesehatan juga mengalami peningkatan sebesar 361,66 persen semenjak tahun 2015.

Sekian artikel tentang industri yang bertahan setelah pandemi. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: 5 Keuntungan Bekerja Dalam Industri Media dan Kreatif


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar