Berikut Tugas dan Jenjang Karir Teknisi Produksi
Siker.id | 11 Feb 2022 13:45


Bagikan ke
Tugas dan jenjang karir teknisi produksi. (siker)

siker.id - Pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia pada kuartal I 2021 merupakan sebuah sinyal positif untuk turut serta dalam meningkatnya peluang kerja pada industri tersebut, salah satu posisinya yaitu Teknisi Produksi. Pasalnya, tingginya kebutuhan penggunaan mesin-mesin di industri manufaktur juga berarti tingginya keperluan perawatan mesin yang intens dan berkesinambungan. Hal ini menjadikan jenjang karier teknisi produksi lebih cemerlang di tengah pandemi.

Baca juga: Tips Perencanaan Karir yang Cocok Untuk Anda

Tanggung Jawab Teknisi Produksi

Pekerjaan seorang teknisi produksi akan disesuaikan lagi dengan kebutuhan suatu perusahaan. Berikut beberapa tanggung jawab yang umumnya diberikan pada seorang teknisi produksi di bawah ini:

• Memeriksa mesin produksi dan memastikan fungsi mesin beroperasi dengan baik

• Melaporkan keadaan mesin produksi setelah pengecekan kepada manajemen dan tim

• Memastikan keamanan pabrik untuk seluruh pekerja

• Mengecek ketersediaan bahan yang dibutuhkan untuk produksi dan pastikan kecukupannya untuk produksi

• Mengidentifikasi masalah dan mencari jalan keluarnya secepat mungkin

• Menganalisis proses kerja dan produksi, kemudian memberikan masukan untuk membuat proses kerja yang lebih efektif

Gaji Teknisi Produksi

Seorang teknisi produksi, diperkirakan memiliki pendapatan sekitar Rp7.000.000,00-Rp10.000.000,00 setiap bulannya. Namun, sebelum memasuki jenjang karier teknisi produksi, kamu perlu mengetahui faktor-faktor penentu nilai gaji sebagaimana berikut:

• Upah minimum regional (UMR)

• Sektor industri perusahaan

• Besar kecilnya perusahaan

• Lamanya pengalaman kerja

• Sertifikasi yang kamu miliki

• Jenjang pendidikan terakhir

• Besaran tanggung jawab yang akan dipegang dalam perusahaan

• Kemampuan yang terbukti kebenarannya

Baca juga: Berikut Pengertian, Tugas dan Tips Menjadi Surveyor

Latar Belakang Pendidikan

Latar belakang pendidikan yang sesuai, akan mempermudah kamu untuk beradaptasi di kerjaan nantinya. Jika kamu tertarik untuk menjadi teknisi produksi, diperlukan background pendidikan teknik mesin dan teknik industri. Tidak hanya S1, kamu yang mengambil pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknik Mesin juga memiliki peluang yang cukup besar karena dianggap sudah memiliki pemahaman dasar.

Jenjang Karir Teknisi Produksi

Dalam menjalani suatu pekerjaan, tidak adanya ruang untuk berkembang dapat menjadi salah satu hambatan. Maka dari itu, tentu kamu ingin jenjang karier yang jelas dan juga menjanjikan untuk masa depan. Simak tingkatan jenjang karier seorang karier teknisi berikut agar lebih mudah dalam memahaminya!

• Tingkat Junior (1-3 tahun pengalaman)

Teknisi Produksi (Production Technician)

• Tingkat Menengah (4-8 tahun pengalaman)

Production Supervisor

• Tingkat Senior (8 tahun atau lebih)

Production Manager

Sekian artikel tentang tugas dan jenjang karir teknisi produksi. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut Pengertian dan Tugas Seorang Digital Marketing


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar