Berikut 4 Jenis Industri Kreatif di Indonesia
Siker.id | 09 Feb 2022 15:00


Bagikan ke
Jenis industri kreatif di Indonesia. (siker)

siker.id - Industri kreatif secara perlahan menjadi tulang punggung perekonomian. Potensinya kian menjanjikan karena sektor inilah yang terbukti bertahan dalam menghadapi segala dinamika, termasuk ketika terjadi pandemi Covid-19.

Kementerian Perdagangan mendefinisikan industri kreatif sebagai aktivitas ekonomi yang berfokus pada penciptaan barang dan jasa dengan mengandalkan keahlian, bakat, dan kreativitas sebagai kekayaan intelektual. Pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta ini diharapkan dapat digunakan untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa jenis industri kreatif yang perlu kamu ketahui:

Baca juga: Berikut 4 Pekerjaan Freelance yang Banyak Dicari

Industri kuliner

Sub sektor kuliner menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi kreatif dengan rata-rata tiap tahun sekitar 43% dari total PDB sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Industri kuliner yang dimaksud meliputi produksi atau pembuatan kuliner khas daerah dan pemasaran produk makanan khas daerah.

Kemenparekraf yang berperan serta mendampingi sub sektor kuliner ini menyediakan beberapa fasilitas seperti pelatihan bisnis, akses permodalan, dan pendampingan pendirian usaha. Kemenparekraf juga berpartisipasi dalam mempromosikan kuliner Indonesia di pasar domestik dan luar negeri.

Penerbitan

Penerbitan merupakan kegiatan kreatif yang terkait dengan penulisan konten dan penerbitan buku, jurnal, koran, majalah, tabloid, dan konten digital serta kegiatan kantor berita dan pencari berita. Subsektor ini juga mencakup penerbitan perangko, materai, uang kertas, blanko cek, giro, surat andil, obligasi surat saham, dan surat berharga lainnya. Penerbitan juga meliputi pencetakan foto?foto, grafir, kartu pos, formulir, poster, lukisan, dan barang cetakan lainnya, termasuk rekaman mikrofilm.

Baca juga: 4 Pekerjaan dengan Modal Handphone

Industri musik

Industri musik dapat didefinisikan sebagai kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi/komposisi, pertunjukan, reproduksi, dan distribusi dari rekaman suara. Kemenparekraf optimistis menempatkan musik sebagai salah satu subsektor yang akan dikelola secara maksimal. Mereka menyediakan fasilitas untuk para pelaku industri musik, antara lain, perlindungan HKI sehingga bisa mengurangi pembajakan, menginisiasi terbentuknya inkubator-inkubator musik, membuka akses permodalan untuk industri musik, dan membangun ekosistem bisnis musik yang sehat.

Seni pertunjukan

Seni pertunjukan merupakan kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha pengembangan konten, produksi pertunjukan, desain dan pembuatan busana pertunjukan, tata panggung, dan tata pencahayaan. Seni pertunjukan yang dimaksud meliputi balet, tarian tradisional, tarian kontemporer, drama, teater, dan opera.

Sekian artikel tentang jenis-jenis industry kreatif. Bila menyukai artikel ini bisa dibagikan. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Berikut Pekerjaan dengan Fleksibilitas Tinggi


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar