Apa Untungnya Memakai Sistem Kerja Shifting?
Siker.id | 24 Nov 2021 13:30


Bagikan ke
Kerja shifting masih menjadi pilihan sebagian orang karena keadaan yang mendesak. (siker)

siker.id - Apakah Anda bekerja di perusahaan yang menerapkan sistem pembagian waktu kerja berdasarkan shift? Jika iya, sebagian besar dari Anda yang bekerja di shift malam merasa bekerja di malam hari lebih melelahkan dan mengurangi waktu istirahat Anda. Akan tetapi, bekerja di malam hari memiliki berbagai keuntungan yang tidak kamu dapatkan jika bekerja di shift siang hari. Berikut ini beberapa alasan Anda harus bersyukur mendapatkan jam kerja shift malam.

Baca juga: Bagaimana Menjaga Pola Hidup Sehat Saat Kerja Shift?

1. Terjaganya Kesehatan

Sistem kerja yang dibatasi dan telah diatur sedemikian rupa membuat kesehatan karyawan akan lebih terjaga. Bekerja terlalu lama dan terus menerus akan membuat kesehatan karyawan terganggu. Bagi perusahaan dengan pelayanan 24 jam, mempekerjakan karyawan selama satu hari penuh hanya akan membuat kerja karyawan tidak optimal.

2. Jam kerja Fleksibel

Sistem kerja shift memungkinkan karyawan bekerja bergantian dengan karyawan lainnya. Bagi karyawan, hal tersebut juga akan memungkinkan mereka melakukan pertukaran shift dengan karyawan lain ketika mereka mungkin tidak dapat memenuhi jadwal kerja yang diberikan. Hal tersebut memicu terjadinya fleksibilitas jam kerja karyawan.

3. Terbebas dari Kemacetan

Kebanyakan kantor mewajibkan pegawainya untuk bekerja dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Wajar apabila pagi hari akan sangat menyebalkan untuk berlalu lalang di jalanan. Beruntung bagi Anda yang bekerja di malam hari, karena tidak perlu menghadapi kemacetan karena jalanan cenderung lebih sepi di malam hari.

Baca juga: Berikut Ini Keuntungan Menjadi Pegawai Swasta

4. Gaji Lebih Tinggi

Pegawai yang mendapatkan shift di malam hari cenderung mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Alasannya sederhana, malam hari merupakan waktu beristirahat dan waktu tersebut malah Anda gunakan untuk bekerja. Akan tetapi, gaji yang lebih tinggi sepadan dengan waktu istirahat yang Anda korbankan.

5. Produktivitas Optimal

Karyawan yang bekerja dengan jam kerja tidak berlebihan akan memberikan kinerja yang jauh lebih baik daripada karyawan yang dipaksakan bekerja lembur. Hal ini dikarenakan dengan pengaturan jam kerja yang tepat, karyawan memiliki waktu untuk kehidupan pribadinya.

6. Perkembangan SDM

Dengan melakukan rotasi kerja semacam ini, perusahan bisa memberikan karyawannya kesempatan untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain. Ketika rekan kerja yang ada selalu berganti, idealnya karyawan akan berinteraksi dan terus belajar skill baru yang mungkin saja dimiliki satu karyawan dan tidak dimiliki karyawan lainnya.

7. Absensi yang Lebih Baik

Tingkat absensi karyawan yang jam kerjanya sangat padat cenderung tidak terlalu baik. Kelelahan dan faktor kejenuhan yang muncul akibat terlalu banyak bekerja menyebabkan karyawan bolos kerja sehingga catatan absennya akan memburuk. Berhubungan dengan jam kerja fleksibel, perusahaan bisa mendapatkan absensi karyawan yang lebih baik dengan shifting karyawan seperti ini.

Sekian artikel tentang keuntungan system kerja shifting. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Simak ! Keuntungan Kerja WFH


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar