Berikut Ini Manfaat dari Penyusunan Job Description
Siker.id | 24 Nov 2021 09:00


Bagikan ke
Pentingnya job description yang jelas dari setiap pekerjaan agar tidak menyimpang jauh dari tugas dan tanggung jawab. (siker)

siker.id - Dalam sebuah perusahaan, setiap karyawan memiliki kemampuan yang dan memainkan perannya masing-masing. Hal tersebut agar setiap divisi bisa fokus dan memberikan hasil yang maksimal. Sudah tugas seorang HR untuk memberikan informasi yang jelas terkait job description masing-masing karyawan agar tidak rancu. Masalahnya, ternyata masih dijumpai karyawan mengerjakan pekerjaan yang tidak seharusnya menjadi tugasnya. Berikut beberapa manfaat penyusunan job description bagi perusahaan.

Baca juga: Langkah-langkah Penting dalam Membuat Job Analysis

Meningkatkan Tanggung Jawab Karyawan

Terjadinya masalah dalam internal organisasi perusahaan, namun Anda tidak menemukan karyawan yang merasa bersalah dan tanggung jawab terhadap masalah tersebut. Hal ini bukan berarti karyawan berusaha menyembunyikan kesalahannya, tetapi karena mereka tidak tahu bahwa kesalahan tersebut merupakan tanggung jawab mereka. Jika job description dibuat jelas maka setiap ada masalah dalam pekerjaan, HRD langsung tau siapa yang melakukan kesalahan.

Sebagai Motivasi Karyawan

Ketika karyawan telah memiliki job description yang jelas, maka performa dari karyawan tersebut langsung dapat dilihat oleh perusahaan. Maka dari itu karyawanpun tidak ingin dirinya terlihat tidak baik dimata perusahaan, sehingga akan berusaha mengerjakan pekerjaan dengan baik. Ini dapat menjadi motivasi terbaik agar karyawan dapat memberikan kontribusi yang maksimal untuk perusahaan.

Membantu Evaluasi Perusahaan

Evaluasi diperlukan oleh perusahaan untuk mengetahui sejauh mana kualitas SDM yang dimilikinya. Evaluasi ini biasanya dilakukan setiap satu tahun sekali. Dalam proses evaluasi, karyawan akan dinilai berdasarkan kecakapannya dalam berbagi hal, termasuk bagaimana ia menyelesaikan pekerjaannya yang termasuk dalam job description.

Membantu Pengalokasian SDM yang Tepat

Adanya job description juga membantu Anda untuk mengalokasikan sumber daya yang tepat sasaran. Jika ternyata ada karyawan yang tidak mampu mengerjakan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku, maka Anda bisa mencari tahu apa penyebabnya. Dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan karyawan, Anda bisa menanyakan padanya apa hambatan yang ia alami selama ini dan juga hal-hal apa yang bisa membuatnya bekerja lebih cepat.

Training untuk Pengembangan Karyawan

Pada job description dapat terlihat dengan jelas tentang tugas yang akan dikerjakan oleh karyawan nantinya. Untuk meningkatkan kemampuan karyawan, tim HR dapat membuat training yang sesuai dan diperlukan dari job description tersebut.

Baca juga: Berikut ini Cara Merencanakan Tenaga Kerja Dalam Perusahaan

Cara Membuat Job Desc yang Benar

Sebenarnya cara pembuatan job desc akan selalu melibatkan lima elemen penting, sehingga orang yang hendak membuat job desc harus memahami kelima elemen tersebut terlebih dahulu. Berikut penjelasannya:

1. Spesifikasi Pekerjaan

Langkah pertama untuk membuat job desc adalah mengetahui apa saja spesifikasi pekerjaan yang dimiliki oleh sebuah peran atau jabatan di perusahaan Kamu. Karena, dalam sebuah pekerjaan tentu saja akan ada sebuah persyaratan kerja yang menjadi sebuah dasar ukuran penilaian kualitas seseorang.

2. Akuntabilitas

Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan untuk membuat job desc adalah akuntabilitas yang mana hal ini akan mewakili sejumlah pengetahuan dan tanggung jawab yang berkaitan dengan kebijakan perusahaan, keputusan, produk, dan setiap tindakan yang akan diambil.

3. Tugas dan Tanggung Jawab

Tentu saja Anda sudah mengerti apa yang dimaksud dengan tugas dan tanggung jawab? Karena sudah mempunyai definisi yang jelas, diharapkan karyawan dapat bertanggung jawab atas tugas dan pekerjaanya kepada atasan. Kegagalan yang dialami selama mengerjakan tugas dan mengejar tujuan pekerjaan atau keberhasilan yang telah didapatkan merupakan sebuah pertanggung jawaban dari karyawan itu sendiri.

Ringkasan Pekerjaan

Langkah terakhir adalah membuat ringkasan pekerjaan, yang mana pada elemen ini biasanya recruter akan membentuk sebuah ringkasan mengenai gambaran pekerjaan yang harus dilakukan oleh karyawan.

Sekian artikel tentang pentingnya kejelasan job description dalam perusahaan. Bila menyukai artikel ini bisa Anda bagikan pada banyak orang. Jika ada kritik dan saran bisa tulis pada kolom komentar. Terima kasih.

Baca juga: Bagaimana Melakukan Analisa Pekerjaan yang Tepat?


Editor: Theo Adi -

0     0    

Komentar